Jadi Korban Filler Payudara Abal-abal, 2 Wanita Cantik Lapor Polisi

Hardani Triyoga, Andrew Tito
·Bacaan 1 menit

VIVA – Dua perempuan berparas cantik yang diduga jadi korban malpraktik filler Payudara membuat laporan ke Polresta Metro Jakarta Barat, Kamis 1 April 2021. Dua perempuan berinisial D dan T itu datang melapor dengan membawa sejumlah bukti dan juga foto luka di bagian payudara pasca disuntik filler.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus ini. Pelaku yang diketahui identitasnya juga dalam pengejaran.

"Saat ini pihak Satreskrim Polres Jakarta Barat sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku dan untuk mengembangkan jaringan ini karena diduga korbannya cukup banyak dan sangat membahayakan masyarakat," ujar Arsya saat dikonfirmasi, Kamis 1 April 2021.

Selain itu, Teuku mengatakan pihaknya akan membuka posko pengaduan korban penipuan filler payudara di Mapolres Metro Jakarta Barat. Ia bilang korban malpraktik itu karena pelaku tak memiliki izin dalam filler payudara.

"Saat ini pelaporannya terkait dengan kegiatan melakukan perbuatan tenaga kesehatan, tapi tidak dilengkapi dengan izin. Jadi, saat ini kita akan cek dulu terkait dengan pelaku tersebut, kegiatan ini menyebabkan adanya infeksi di area yang disuntik filler tersebut," ujarnya.

Sebelumnya, D mengaku mengalami infeksi sakit pada bagian payudaranya. Korban D menyebut bagian payudaranya mengeluarkan cairan dan nanah pasca disuntik filler seseorang yang awalnya mengaku dokter.

Dampak yang timbul itu membuat korban terpaksa menjalani operasi payudara demi mengeluarkan cairan filler.