Jadi Mesin Pencetak Rekor di Liverpool, Adrian: Mo Salah Tak Pernah Libur!

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com,Liverpool- Dalam sebuah wawancara eksklusif yang dilakukan bersama Goal.com, kiper Liverpool Adrian San Miguel del Castillo memberikan tanggapannya soal mesin pencetak rekor The Reds, Mohamed Salah, yang tak pernah absen tampil maksimal dalam setiap pertandingan.

Menurut Adrian, Mo Salah kini merupakan salah satu pesepak bola terbaik di dunia berkat etos kerja dan kerendahan hati yang dimilikinya. Pemain asal Mesir tersebut secara konsisten memecahkan rekor demi rekor bersama Liverpool.

Melansir Goal.com, Salah juga tampil gemilang musim ini dengan membukukan 15 gol di semua kompetisi. Ia telah mencetak gol di sepuluh penampilan terbarunya bersama The Reds, termasuk hattrick dalam kemenangan telak 5–0 atas Manchester United pada Minggu (24/10/2021) lalu.

Ketika berbicara soal Salah, Adrian mengeklaim dirinya tahu betul kerja keras rekan setimnya itu. Salah disebut selalu memanfaatkan waktu untuk berlatih dan memulihkan diri. Ia bahkan tak punya hari libur.

”Ia (Salah) adalah pekerja keras. Ia tak pernah punya hari libur. Ia selalu berlatih atau memulihkan diri. Bahkan beberapa jam setelah pertandingan, ia akan melakukan sesuatu untuk memulihkan dirinya dan berusaha siap di pertandingan berikutnya,” ungkap Adrian.

Bukan Keberuntungan

Mohamed Salah. Tiga gol dan satu assist dicetaknya saat Liverpool mengalahkan Manchester United 5-0 di Old Trafford. Total telah mencetak 10 gol dan 5 assist musim ini. Lima musim berseragam The Reds, ia telah mencetak 140 gol dan 52 assist dari total 215 laga. (AP/Rui Vieira)
Mohamed Salah. Tiga gol dan satu assist dicetaknya saat Liverpool mengalahkan Manchester United 5-0 di Old Trafford. Total telah mencetak 10 gol dan 5 assist musim ini. Lima musim berseragam The Reds, ia telah mencetak 140 gol dan 52 assist dari total 215 laga. (AP/Rui Vieira)

Lebih lanjut, Adrian menilai bahwa meroketnya karier Salah saat ini bukanlah suatu keberuntungan. Pasalnya, pemain berusia 29 tahun tersebut memang selalu berlatih dan menunjukkan level permainan yang luar biasa di tiap penampilan.

“Ia berlatih dengan luar biasa. Bukan keberuntungan bagi dia untuk berada di momen yang luar biasa saat ini. Menjadi salah satu pemain terbaik di dunia dan menunjukkan levelnya di tiap laga; mencetak gol, (melakukan) passing, (menunjukkan) kecepatan, dribbling. Dia melakukan hal yang luar biasa,” tutur Adrian.

“Dia layak mendapatkannya. Kami sangat senang untuknya, tetapi ia juga membutuhkan tim di belakangnya dan ia memahami itu. Ia adalah salah satu orang paling rendah hati di ruang ganti, ia bekerja dengan keras,” sambung sang kiper, melansir Goal.com.

Kemenangan atas MU

Harry Maguire Vs Mohamed Salah dalam duel Manchester United kontra Liverpool di Old Trafford, Minggu (24/10/2021). Dalam pekan ke-9 Liga Inggris 2021/2022, Liverpool menang 5-0. (AFP/Oli Scarf)
Harry Maguire Vs Mohamed Salah dalam duel Manchester United kontra Liverpool di Old Trafford, Minggu (24/10/2021). Dalam pekan ke-9 Liga Inggris 2021/2022, Liverpool menang 5-0. (AFP/Oli Scarf)

Liverpool baru saja meraih kemenangan masif atas Setan Merah akhir pekan lalu. Ketika membahas soal momen tersebut, Adrian tersenyum. Baginya, kemenangan ini merupakan hal yang bersejarah.

“(Kemenangan atas MU) adalah hasil yang bersejarah, tentu saja. Akan tetapi, performa tim (kala) itu sangat luar biasa, (itu adalah) level tertinggi Liverpool FC, dan itu merupakan laga terbaik untuk menunjukkan level ini,” ungkap Adrian kepada Goal.com.

“(Hasil) itu memberi kami inspirasi untuk terus menunjukkan level tersebut, level LFC. Mungkin dua tahun lalu kami memiliki perasaan yang sama, bahwa kami seolah terbang tetapi kami harus tetap memijakkan kaki di tanah. Jalan masih panjang, masih banyak pertandingan (ke depannya), tetapi kami berada di jalur yang baik,” sambungnya.

Mengulang Kesuksesan

Melansir Goal.com, ketika Adrian ditanya apakah dirinya merasakan kesamaan situasi antara timnya saat ini dengan Liverpool pada musim 2019/20 yang berhasil mengamankan gelar juara Liga Premier, sang kiper menjawab, “Ya, saya harap begitu!”

“Saya selalu suka mengatakan bahwa dalam sepak bola, terkadang Anda menang dan terkadang Anda belajar (dari kekalahan). Musim lalu adalah waktu (kami) untuk belajar. Itu bukan musim terbaik kami. Kami mengalami banyak situasi sulit dan akhirnya finis di posisi tertinggi yang kami bisa,” kisah Adrian.

“Kami telah memulai dengan baik (saat ini), tetapi jalan masih panjang. Kami tampil bagus di Liga Champions, kami memiliki (laga) di Piala Carabao, dan Piala FA juga. Ada banyak kompetisi dan pertandingan, tetapi kami adalah skuad yang kuat, kuat di semua area lapangan, (kami punya) pemain kompetitif, pemain hebat di momen-momen hebat seperti Mo,” pungkasnya.

Penulis: Melinda Indrasari

Peringkat

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel