Jadi Model Terkenal, Ayu Gani Sempat Ditentang Punya Rambut Pendek

Lutfi Dwi Puji Astuti
·Bacaan 3 menit

VIVA – Banyak yang beranggapan wanita berambut panjang, hitam dan lurus adalah figur wanita cantik dan sukses, dan ini menjadi standar kecantikan yang masih dipercaya oleh semua orang di Indonesia.

Jika dibandingkan dengan wanita berambut pendek, masih banyak orang yang memandangnya negatif, kesempatan yang terbatas serta mimpi atau cita-cita nya menjadi terhambat. Apakah benar wanita berambut pendek bukan standar wanita cantik, tidak menarik dan sulit untuk berekspresi?

Namun hal tersebut tidak terbukti dalam video Pantene Indonesia yang berjudul “Rambut Ideal Itu Panjang dan Hitam”. Video ini dibuat untuk mematahkan stigma negatif terhadap wanita berambut pendek dengan menunjukkan bahwa kecantikan seseorang seharusnya tidak hanya ditentukan dari panjangnya rambut.

Didalam video tersebut terlihat Ayu Gani, seorang model Indonesia yang berhasil memenangkan juara pertama dari ajang modelling bergengsi se-Asia, Asia’s Next Top Model.

Gani, panggilan akrabnya bercerita pengalamannya sempat merasa insecure dengan penampilan rambut panjang dan hitam hingga memutuskan untuk tampil beda dengan memotong rambutnya menjadi pendek. Meskipun banyak pandangan negatif dari orang-orang sekitarnya, ia terus berusaha maju dan mematahkan stigma negatif di luar sana yang menganggapnya akan kesulitan mendapat pekerjaan dan berekspresi di industri modelling yang sudah ia jalankan selama 9 tahun, bahkan keluarganya menentang Gani untuk memotong rambutnya bahwa jika rambutnya pendek tidak akan mendapatkan jodoh.

Siapa sangka, setelah memotong rambutnya menjadi pendek, ia merasa lebih percaya diri bahkan lebih banyak mengekspresikan dirinya dengan berselfie. Gani justru sangat mencintai rambutnya yang pendek dan bahagia karena bisa menjadi versi terbaiknya.

“Normalnya di Indonesia rambut hitam dan panjang tuh memang dibilang perfect dan cantik. Aku adalah pemenang Asia’s Next Top Model, tapi selalu merasa insecure karena merasa itu bukan aku," ujar Ayu Gani lewat rilis yang diterima VIVA.

Dan akhirnya, lanjut Ayu Gani, ia mengambil keputusan besar untuk potong rambut. "Dan jujur waktu pertama kali aku potong rambut pendek hal yang aku rasakan adalah I Love It. Menurut aku semua perempuan di luar sana seharusnya punya kesempatan yang sama baik itu rambut nya pendek maupun panjang untuk merasa cantik. I even took a lot of selfies di Instagram, padahal sebelumnya aku tidak nyaman. Gani yang sekarang jadi jauh lebih bahagia, dan lebih mencintai diri sendiri,” ujar Ayu Gani, Model dan Pemenang Asia’s Next Top Model Cycle 3.

“Kami percaya bahwa semua wanita Indonesia apapun gaya rambutnya bisa memiliki kesempatan yang sama, siapapun bisa mengekspresikan diri dengan cara mereka sendiri," kata Ovidia Nomia, Communication Director P&G Indonesia.

Sebagai contoh, kata Ovidia, Ayu Gani, seorang model yang memutuskan untuk berani memotong rambut menjadi pendek sedangkan orang – orang di sekitarnya menentang hal itu karena khawatir dapat menghilangkan kesempatannya untuk menjadi model yang sukses.

Meskipun banyak pertentangan, tapi Ayu Gani atau semua figur wanita berambut pendek di luar sana dapat membuktikan bahwa mereka dapat mewujudkan mimpi dan sukses di pekerjaan mereka masing – masing.

"Semoga dengan hadirnya video dari Pantene Indonesia ini dapat memberikan inspirasi dan semangat untuk mereka yang berani membuat keputusan untuk menjadi diri sendiri, untuk bahagia dan bebas berekspresi tanpa batas dengan semangat #RambutTanpaBatas” kata Ovidia lagi.

Ada banyak alasan mengapa wanita Indonesia ingin memiliki rambut pendek, karena mudah diatur, memotong bagian pangkal rambutnya yang rusak, move on dari mantan, buang sial, ingin tampil beda, agar terlihat lebih muda, atau bahkan menentang stereotype.

Semua perempuan punya kesempatan yang sama untuk merasa cantik apapun jenis rambutnya. Apapun alasannya, rambut pendek dapat dirawat.