Jadi Orang Paling Dibenci di Ghana Gara-Gara Insiden Piala Dunia 2010, Luis Suarez Menolak Minta Maaf

Bola.com, Jakarta - Striker Uruguay Luis Suarez menolak untuk meminta maaf atas handball-nya melawan Ghana di Piala Dunia 2010 meski Asamoah Gyan mengklaim kalau eks Barcelona itu jadi orang paling dibenci di negaranya.

Luis Suarez dikartu merah pada menit terakhir perpanjangan waktu di perempat final Piala Dunia 2010 karena menggagalkan gol Ghana dengan handball yang disengaja di garis gawang.

"Di rumah, semua orang yang menonton pertandingan, mereka tidak menyukai Suarez," kata Gyan.

"Dia adalah pahlawan di Uruguay meskipun orang-orang di Ghana melihatnya sebagai penipu. Orang-orang membencinya."

Pada akhirnya, Uruguay menang adu penalti atas Ghana. Uruguay melaju hingga semifinal, tapi kandas di tangan Belanda.

 

Bukan Salah Saya

Luis Suarez. Striker berusia 35 tahun yang baru bergabung dengan Nacional pada Juli 2022 usai meninggalkan Atletico Madrid ini tercatat telah mengoleksi 134 caps bersama Timnas Uruguay dengan torehan 68 gol dan 38 assist sejak melakukan debut pada 7 Februari 2007. Di ajang Piala Dunia ia juga telah tampil dalam 3 edisi mulai 2010 hingga 2018 dan total bermain dalam 13 laga dengan torehan 7 gol dan 4 assist. (AFP/Pool/Matilde Campodonico)
Luis Suarez. Striker berusia 35 tahun yang baru bergabung dengan Nacional pada Juli 2022 usai meninggalkan Atletico Madrid ini tercatat telah mengoleksi 134 caps bersama Timnas Uruguay dengan torehan 68 gol dan 38 assist sejak melakukan debut pada 7 Februari 2007. Di ajang Piala Dunia ia juga telah tampil dalam 3 edisi mulai 2010 hingga 2018 dan total bermain dalam 13 laga dengan torehan 7 gol dan 4 assist. (AFP/Pool/Matilde Campodonico)

Mengetahui hal tersebut, Luis Suarez menegaskan bahwa kegagalan Ghana memenangi pertandingan itu bukanlah kesalahannya.

"Pemain Ghana gagal mengeksekusi penalti, bukan saya," kata Suarez sebelum kedua tim bertemu dalam pertandingan menentukan di Grup G Piala Dunia tahun ini.

"Saya tidak meminta maaf untuk itu," katanya lagi. "Saya minta maaf jika saya mencederai pemain tetapi saya mengambil kartu merah karena handball."

"Itu bukan salah saya karena saya tidak gagal penalti."

 

Lupakan

Skuad Ghana saat ini berusaha untuk melupakan insiden yang terjadi 12 tahun lalu.

Ghana akan kembali bertemu Uruguay di Piala Dunia 2022. Kedua tim butuh kemenangan untuk mengamankan tiket 16 besar.

"Semua orang merasa buruk pada 2010, tapi bagi saya, saya hanya ingin ke tahap berikutnya," katanya.

"Balas dendam atau tidak, kami akan pergi dengan tekad dan keinginan yang sama untuk menang."

"Saya tidak melihat ke belakang, saya tidak ingin fokus pada masa lalu."

Liputan Khusus Piala Dunia 2022

Nikmati sajian liputan eksklusif Piala Dunia 2022 Bola.com langsung dari Qatar. Yuk merapat, klik tautan ini.

EMTEK Group sebagai pemegang hak siar Piala Dunia 2022 Qatar menayangkan seluruh pertandingan mulai penyisihan hingga final di berbagai flatform. Sobat Bola.com bisa menyaksikan aksi bintang-bintang dunia di SCTV, Indosiar, Vidio, Moji TV, Champion TV, Mentari TV, dan Nex Parabola. Detail jadwal lengkap siaran langsung dan live streaming klik tautan ini. Jangan sampai terlewat!

Jangan sampai terlewat update klasemen dan hasil pertandingan Piala Dunia 2022. Info detailnya klik tautan ini.

 

Persaingan di Grup H Piala Dunia 2022