Jadi PDP Corona, Perawat Reno Tri Palupi Sempat Melahirkan Sebelum Meninggal Dunia

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Harif Fadhillah menyampaikan, perawat atas nama Reno Tri Palupi yang meninggal dunia akibat terpapar virus Corona Covid-19 sempat melahirkan pada Maret 2020.

"Jadi selama bertugas di RSUD Pasar Rebo Beliau dalam kondisi hamil. Kemudian dioperasi sesar, melahirkan, 10 Maret lalu," tutur Harif saat dihubungi Liputan6.com, Minggu (26/4/2020).

Setelah melahirkan, lanjut dia, Reno sempat kembali ke kediamannya. Namun tidak lama, harus balik lagi ke RSUD Pasar Rebo lantaran sakit.

"Masuk ruang Cempaka yang memang untuk PDP (pasien dengan pengawasan)," ucap Harif.

Meski begitu, Harif mengaku belum mengetahui kondisi anak Reno. Berdasarkan catatan medis, belum ditemukan ada bayi yang baru dilahirkan turut terpapar Corona Covid-19 hasil penularan melalui plasenta.

"Belum terbukti. Atau lewat ASI juga belum terbukti. Bayi bisa tertular lewat droplet," Harif menandaskan.

 

Meninggal Dunia Pagi Tadi

Petugas medis memberikan pengobatan tradisional China (TCM) kepada pasien sembuh COVID-19 di Rumah Sakit TCM Provinsi Hubei di Wuhan, Provinsi Hubei, China (21/4/2020). Klinik ini yang pertama menawarkan perawatan multidisiplin untuk pasien sembuh COVID-19 di Provinsi Hubei. (Xinhua/Wang Yuguo)

Perawat Reno Tri Palupi meninggal dunia pada Sabtu 25 April 2020 sekitar pukul 04.25 WIB.

Reno yang merupakan perawat di RSUD Pasar Rebo, Jakarta Timur itu terpapar virus Corona Covid-19.

Sebelum meninggal dunia, Reno pun menjadi pasien dengan pengawasan atau PDP Corona Covid-19.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: