Jadi Pemain Catur Sedari Kecil, Anak Ini Belajar Adaptasi dengan Pertandingan Online lewat Film

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Kecintaan anak Dorit Sasson yang bernama Ivry, pada catur dimulai saat ia mendaftarkannya ke kelas catur di usia 4 tahun. 3 tahun kemudian, Ivry bersaing dengan kontestan yang lebih tua, baik di turnamen lokal, maupun Amerika Serikat secara nasional, banyak yang dimenangkannya.

Di sekitar waktu yang sama, Ivry menjadi pemain peringkat kedua di Pennsylvania untuk kelompok usianya. Dorit sendiri adalah pemain catur amatir, namun tidak memiliki keinginan untuk menang.

Bagaimanapun, Dorit merasa sangat senang ketika anaknya mulai membawa pulang hadiah uang dan trofi. Ivry tampil di koran lokal dan banyak bermain melawan grandmaster. Sekarang, di usianya yang ke 16, Ivry hanya bisa bermain catur di depan Zoom dengan tutor catur mingguannya, seseorang yang berhasil menjadi grandmaster di usia 17 tahun.

Menonton salah satu film Netflix, Dorit dan anaknya akhirnya membuat rencana untuk bisa beradaptasi

Ivry, anak Dorit Sasson yang berprofesi sebagai pemain catur profesional. Sumber foto: Document/Dorit Sasson.
Ivry, anak Dorit Sasson yang berprofesi sebagai pemain catur profesional. Sumber foto: Document/Dorit Sasson.

Sebelum pandemi COVID-19 melanda, anaknya telah mencapai peringkat yang didambakannya dan memakan waktu hampir 2 tahun. Dengan adanya pandemi, 2 putaran terakhir dari turnamen lokal harus ditunda.

Dorit mendorongnya untuk mendaftar ke turnamen online dan Ivry menolaknya. Selama 11 tahun, ia telah bermain catur secara langsung tanpa henti dan sekarang, pengalaman tersebut seperti dirampok darinya.

Memasuki bulan kedelapan pandemi, Dorit menyaksikan "The Queen's Gambit" dan ingin Ivry juga menyaksikannya, lalu mereka menontonnya bersama. Pada akhirnya, dari film tersebut, Dorit dan Ivry setuju membuat beberapa rencana untuk membantu sang anak beradaptasi dan mengatasi situasi yang tidak menentu saat ini.

Mereka menyadari bahwa walaupun dengan pandemi, mereka bisa melakukannya dengan baik dan mungkin lebih baik dari sebelumnya. Dorit belajar percaya pada kemampuan beradaptasi dan fleksibilitas anaknya, bahwa Ivry akan menemukan jalannya sendiri, walaupun melalui permainan online.

Saksikan video menarik setelah ini

#Elevate Women