Jadi Penyanyi Perempuan Terkaya, dari Mana Pendapatan Rihanna

·Bacaan 2 menit

VIVA – Baru-baru ini penyanyi, Robyn Fenty atau yang dikenal dengan Rihanna dinobatkan sebagai penyanyi wanita terkaya di dunia. Menurut laporan Forbes, kekayaan Rihanna diketahui memiliki harta bernilai US$1,7 miliar atau sekitar Rp24,3 triliun.

Jumlah kekayaan tersebut menempatkan Rihanna sebagai wanita kedua kekayaannya setelah Oprah Winfrey yang dinobatkan sebagai artis wanita terkaya di dunia. Lantas dari mana saja sumber kekayaan Rihanna?

Sumber kekayaan Rihanna diketahui bukan hanya dari musiknya saja. Sebagian besar kekayaan Rihanna berasal dari Fenty Beauty yang diluncurkannya di tahun 2017 lalu. Rihanna diketahui diketahui masih memiliki 50 persen sahamnya di perusahaan itu. Fenty Beauty milik Rihanna diperkirakan mencapai US$1,4 miliar.

Selain dari Fenty Beauty, kekayaan Rihanna juga bersumber dari sahamnya di perusahaan pakaian dalam, Savage x Fenty, senilai sekitar US$270 juta, dan penghasilannya dari kariernya sebagai musisi dan aktris papan atas.

Penyanyi yang lahir di Barbados ini juga memanfaatkan popularitasnya di media sosial untuk membentuk citra kecantikan baru. Hingga saat ini sebanyak 101 juta pengikutnya di instagram dan 102,5 juta pengikut di twitter.

Namun sayangnya pada bulan Februari, LVMH dan Rihanna mengonfirmasi dalam sebuah pernyataan kepada Forbes bahwa mereka telah menutup usaha mereka yang lain, sebuah rumah mode dan aksesoris kelas atas Fenty.

Diluncurkan pada 2019, Fenty berupaya memperluas merek inklusivitas Rihanna dan menawarkan gaya dalam berbagai ukuran. Tetapi seperti banyak merek fashion mewah, pandemi membuat lini usaha ini mengalami goncangan.Hingga akhirnya rumah mode itu merilis koleksi terakhirnya pada November 2020 lalu.

Untuk diketahui, Fenty Beauty, merupakan perusahaan patungan 50-50 dengan konglomerat barang mewah Perancis LVMH (dijalankan oleh Bernard Arnault, orang terkaya kedua di dunia), diluncurkan pada 2017 dengan tujuan inklusivitas.

Produknya hadir dalam beragam warna fondasi ditawarkan dalam 50 warna, termasuk warna gelap yang lebih sulit ditemukan untuk wanita kulit berwarna dan dimodelkan dalam iklannya oleh sekelompok orang yang sama-sama beragam.

Tersedia secara online dan di toko-toko Sephora, yang juga dimiliki oleh LVMH, produk ini langsung sukses. Pada tahun 2018, tahun kalender penuh pertamanya, lini ini menghasilkan lebih dari $ 550 juta pendapatan tahunan, menurut LVMH, mengalahkan merek-merek yang didirikan selebriti lainnya seperti Kylie Cosmetics Kylie Jenner, KKW Beauty Kim Kardashian West dan Honest Co. Jessica Alba.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel