Jadi Polisi London, Suami Angie Virgin: Darah Saya Indonesia...

Liputan6.com, Jakarta - Habibi Syaaf, suami Angie Virgin namanya tengah menjadi perbincangan di London, Inggris. Pasalnya, ia baru saja menyelamatkan seorang pria yang nyaris tenggelam di Sungai Thames, Selasa (7/1/2020)

Aksi heroik suami Angie Virgine yang bekerja sebagai polisi London, sempat viral hingga diketahui sampai ke pelosok Inggris. Atas keberaniaanya iru Habibi Syaaf mendapat penghargaan dari Ketua Parlemen Inggris Sir Lindsay Hoyle dan Menteri Dalam Negeri Priti Patel.

Namun dibalik hal tersebut, tak sedikit warganet yang mempertanyakan status warga negara Habibi Syaaf. Apalagi suami Angie Virgine sudah bertugas di Negeri Ratu Elizabeth sejak tahun 2008.

Dijawab Habibie Syaaf

Angie Virgin dan Habibie Syaaf (Sumber: Instagram/bb_safe)

Melalui akun Instagramnya, Habibi Syaaf menjawab pertaanyaan warganet. Bahwasanya meski bekerja sebagai polisi London, namun ia tetap Warga Negara Indonesia (WNI).

"Saya orang Indonesia keturunan Betawi dan apapun kewarganegaraan saya, tidak ada yang bisa menghapus darah Indonesia saya atau keturunan saya," tulis Habibi di highlight Instagramnya, Minggu (12/1/2020)

Besar di Inggris

Angie Virgin dan Habibie Syaaf (Sumber: Instagram/bb_safe)

Habibi Syaaf menuliskan sejak kecil dirinya tinggal di Inggris bersama kedua orangtuanya. Meski menjadi polisi Inggris, ia tak terpikirkan untuk pindah kewarganegaraan.

"Sebagai informasi saja, saya dibesarkan di UK tapi tetap sebagai WNI dan saya masuk kepolisian Inggris sebagai WNI. Apakah bisa WNI jadi polisi UK jawabannya bisa!," tulis bapak dua anak yang akrab disapa BB.

Bisa Menjadi Polisi London

Sebalum akhirnya menjadi suaminya, Angie Virgin pertama kali ketemu dengan suaminya tidak suka dengan gayanya. Saat sedang patah hati, akhirnya ketemu kembali dengan Habibi Syaaf dan akhirnya pacaran. (dok. Pribadi)

Habibi Syaaf menjelaskan menjadi polisi London tidak harus warga negara asli. Namun ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.

"Syaratnya, punya visa kependudukan atau permanen dan sudah tinggal selama tiga tahun di UK juga lulus testing dan sekolah kepolisian. Saya juga punya banyak kolega lain dengan national berbeda-beda, karena Inggris law itu anti diskriminasi berdasarkan race, religion, dan sex," tulis Habibi Syaaf.

Terima Kasih

Angie Virgin dan Habibie Syaaf (Sumber: Instagram/bb_safe)

Tak lupa Habibi Syaaf melalui unggahan lainnya berterimakasih kepada seluruh warga negara Indonesia, yang selama ini mendukungnya sebagai polisi London. Apalagi baru-baru ini Habibi Syaah telah mengharumkan nama Indonesia melalui aksi heroiknnya menyelamatkan nyawa seseorang.

"Terimakasih pada teman teman di tanah air buat support dan perhatian nya.Semogga BB bisa terus bikin nama Indonesia harum dan dihargai disini. Salam kenal buat teman2x baru. Tugas dan kewajiban saya sebagai polisi di Inggris(UK) adalah utama jadi mohon maaf kalau saya tidak sering posting atau bisa jawab pertanyaan2x pribadi di sosial media," tulis Habibi.