Jadi Presenter tvOne Pintu Sukses Alfath Tauhid

Syahdan Nurdin
·Bacaan 3 menit

VIVAAlfath Tauhid jatuh hati pada dunia broadcasting saat di bangku SMA. Keinginannya tercapai. Baginya menjadi presenter tvOne adalah pintu sukes meraih cita-citanya.

Tak heran bila dalam mengejar cita-citanya ia kejar dengan kerja keras. Pemilik nama M. Alfath Tauhiddillah ini harus mengorbankan waktu, pikiran, dan tenaga. Sehingga ia dikenal sebagai orang yang workaholic.

Ketertarikannya pada profesi jurnalis karena sebuah tayangan dokumentasi luar negeri yang menampilkan seorang presenter berita. Terlihat keren. Dari situ Alfath tergugah akan profesi yang satu ini.

Lulus SMA, pria kelahiran 23 Maret 1985 ini langsung memutuskan masuk Broadcasting di Universitas Padjadjaran (UNPAD), Bandung, Jawa Barat.

Semakin mendalami dunia broadcasting, rasa penasarannya memotivasi dirinya belajar lagi dan kuliah Program ektensi Kriminologi Universitas Indonesia (UI).

Selepas lulus kuliah dari UI tahun 2008, ia mendapatkan stasiun tv yang menantang baginya. tvOne namanya. Ia menilai tvOne menjadi tv berita baru yang punya line up all star. Kebetulan saat itu, tvOne juga membuka booth penerimaan karyawan pada tahun keduanya.

ALfath tidak menyia-yiakan peluang itu. Ia mencoba mendaftar untuk menjadi jurnalis tvOne pada 2009. "Alhamdulillah keterima di program manajemen trainee-nya tvOne, bertajuk Kampus One angkatan kedua," jelas Alfath Tauhid, Rabu, pekan ini.

Kampus One adalah salah satu program pendidikan dan pelatihan bagi calon jurnalis sebelum masuk jadi jurnalis tvOne. Alfath bukan sekadar lolos, tapi juga ia menyabet sebagai predikat lulusan terbaik Kampus One angkatan kedua.

Masuk tvOne bisa dibilang salah satu prestasi pribadi Alfath. Karena mulai dari interview awal di tahun 2009, Alfath bisa lolos dari 3000 peserta yang diwawancarai saat itu.

Saingannya berat. Pelamar lain punya perawakan yang jauh lebih mentereng dan keren, tapi tvOne membuktikan jadi jurnalis bukan hanya soal wajah tapi juga faktor lain, seperti keinginan maju dan menjadi bagian membesarkan tvOne.

"Saya bangga bisa masuk tvOne, maklum saat itu tvOne lagi naik daun dan banyak peminat yang ingin bergabung," jelas Alfath yang sempat magang di RCTI dan TransTV.

Kariernya di tvOne mulai beranjak. Setelah banyak liputan di lapangan, ia juga memberanikan untuk menjadi presenter. Ia mencobanya dan berhasil. Menurutnya, ini tak lepas dari pelatihan di Kampus One waktu itu.

Saat itu Alfath dan peserta lainnya mendapatkan bimbingan dari presenter ternama tvOne seperti Indiarto Priadi, Indy Rahmawati, Tina Talisa, Grace Natalie, Alfito Deannova, Divi Lukmansyah, dan Aryo Widiardi.

"Dari mereka lah keinginan menjadi presenter tumbuh dan menguat. Saat melihat mereka siaran ada keinginan dan keyakinan bahwa saya juga harus bisa seperti mereka," jelas Alfath Tauhid yang pernah liputan Haji tahun 2017.

Di tvOne, Alfath Tauhid dipercaya untuk menjadi presenter berbagai program tvOne. Di antaranya program Kabar Pagi, Apa Kabar Indonesia Pagi, Kabar Pemilu, Sorotan, Telisik Kota, Breaking News, dan Kabar Pilkada.

Kini Alfath Tauhid bisa disakasikan secara reguler di program Kabar Siang dan Kabar Petang tvOne. "Alhamdulillah, tvOne jadi pintu sukses saya untuk meraih cita-cita," jelas Alfath yang sudah mewawancarai beberapa tokoh nasional Tanah Air.

Untuk mencapai cita-cita ini, bagi Alfath bukan didapat dengan mudah. Ada caranya. Tanamkan pada diri kemauan untuk maju dan bekerja dengan cara yang berbeda. Cara ini tentu akan mengorbankan banyak waktu.

"Ini kepuasan tersendiri dan hasilnya pasti berbeda dengan yang lain," jelas Alfath Tauhid yang berpesan juga jangan pernah liputan atau siaran tanpa persiapan.