Jadi Pusat Niaga Tertua di Jakarta, 60 Persen Kios Senen Jaya Sudah Laku Terjual

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pusat niaga tertua di Jakarta, Pusat Grosir Senen Jaya, hadir kembali dengan mengusung konsep modern dan sudah memasuki tahap Topping Off dengan 60 persen kios terjual.

PT Pembangunan Jaya sebagai pengembang Pusat Grosir Senen Jaya pun memberikan diskon 60 persen untuk pembelian kios menyusul tahap Toping Off dengan periode terbatas.

"Kami memberikan penawaran khusus diskon 60 persen, periode terbatas," kata Manajer Penjualan Senen Jaya 1 & 2 Anton Susilo Nugroho dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (28/9/2021).

Pusat Grosir Senen Jaya 1 & 2 mengadakan topping off pada Senin, 27 September2021. Ini merupakan pembaharuan dari Pasar Senen yang merupakan kawasan perbelanjaan grosir terlengkap di Jakarta yang sudah ada sejak zaman Belanda.

Berada di lahan seluas 20.000 m2, Pasar Senen kini hadir dengan konsep arsitektur modern, yang dilengkapi fasilitasseperti CCTV, early warning system, AC, area parkir di setiap lantai, serta area publik dantaman hijau, membuatnya jauh dari kesan kumuh dan sumpek.

Proyek yang dikerjakan oleh PT Pembangunan Jaya ini terletak di jantung kota Jakarta, dengan akses mudah dari segala arah. Mengusung tema Transit-Oriented Development (TOD), yaitu sistem yang dirancang untuk mengoptimalkan akses manusia terhadap transportasi publik.

Pusat Grosir Senen Jaya 1 & 2 hanya selangkah ke Stasiun Senen, terhubung dengan jalur Transjakarta dan terminal bus Pasar Senen, serta dalam tahap perencanaan untuk dibangunnya layanan MRT dan LRT.

Pusat Grosir Senen Jaya 1 & 2 akan diisi dengan kios-kios pakaian, kacamata, jam,perlengkapan TNI dan atribut partai yang dijual eceran dan grosir dengan harga terjangkau.

Berbagai kuliner dan jajanan khas Nusantara juga dipastikan akan melengkapi kawasanperbelanjaan ini. Sebagai pusat grosir serba ada dan terlengkap di Ibukota, Senen Jaya juga berusahamemenuhi kebutuhan pedagang dan pelanggan dengan konsep non-stop trading atauberdagang 24 jam tanpa henti melalui Koridor Vista.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Koridor Vista

Pejalan kaki melintasi proyek pembangunan Pasar Senen Jaya Blok I dan II di kawasan Pasar Senen, Jakarta, Senin (21/12/2020). Dengan lokasi yang strategis, Pasar Senen Blok I dan II akan dibangun menjadi kawasan berorientasi transit (transit oriented development/TOD). (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Pejalan kaki melintasi proyek pembangunan Pasar Senen Jaya Blok I dan II di kawasan Pasar Senen, Jakarta, Senin (21/12/2020). Dengan lokasi yang strategis, Pasar Senen Blok I dan II akan dibangun menjadi kawasan berorientasi transit (transit oriented development/TOD). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Koridor Vista terletak di lantai dasar Senen Jaya Blok 1 & 2 yang buka 24 jam. Koridor Vista ini akan diisi dengan berbagai tenant, serta jajanan kue subuh yang merupakan ikon legendaris dari Pasar Senen. Senen Jaya 1 & 2 berada di lokasi yang sangat menguntungkan untuk berbisnis.

Didukung dengan tempat yang strategis dan mudah dijangkau dengan berbagai akses, setiap harinya diperkirakan sekitar 200.000 orang lalu-lalang dan beraktivitas di sekitar Pasar Senen.

Dengan total 1.700 kios di Senen Jaya 1 & 2 yang dipasarkan dengan harga mulai dari Rp 300.000.000, hingga saat ini kios di Senen Jaya telah tersewa hingga 60 persen.

Bagi pebisnis yang tertarik untuk membeli atau menyewakan kios, pengelola Senen Jaya memberikanpotongan harga sebesar 60 persen selama periode tertentu menyusul acara Topping off yang telah terlaksana ini.

Melalui proyek revitalisasi Pasar Senen ini, PT Pembangunan Jaya sebagai pengembang dan pengelola Pusat Grosir Senen Jaya berharap dapat memberikan kontribusi yang besar terhadap perdagangan dan kemajuan perekonomian Tanah Air. Khususnya membangkitkan kembali perekonomian masyarakat yang mengalami masa sulit akibat pandemi COVID-19.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel