Jadi Tempat Balapan, Apa Kabar Pembangunan Megaproyek Meikarta?

Raden Jihad Akbar
·Bacaan 2 menit

VIVA – Proyek Meikarta menjadi arena balapan mobil bertajuk Meikarta Sprint Rally 2020, pada akhir pekan lalu. Ajang tersebut disebut jadi bagian inovasi pengembangan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) dalam mengembangkan megaproyek kota pintar tersebut.

Chief Executive Officer Lippo Karawaci, John Riady, menyampaikan, dengan menggelar event Meikarta Sprint Rally, perusahaan bermaksud menggandeng semua komunitas untuk merasakan sensasi balap di area properti Meikarta. Juga menikmati berbagai fasilitas yang tersedia.

"Meikarta memiliki berbagai fasilitas yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan berskala besar, juga event berbagai komunitas. (Rally) ini juga menjadi penegasan bahwa proyek properti tersebut terus dikerjakan, dan akan diserahkan ke konsumen tepat waktu," ucap John dikutip dari keterangannya, Jumat 6 November 2020.

John mengatakan, di distrik satu misalnya, topping off atau pembangunan hingga menutup atap 28 menara apartemen telah selesai. Sementara itu, konstruksi menara di distrik dua sudah mencapai lantai 22.

Terus berjalannya proyek Meikarta, lanjut John, menjadi bukti bahwa meski data Bank Indonesia memperlihatkan penjualan properti residensial pada kuartal kedua anjlok hingga 25,6 persen secara tahunan atau year on year (yoy), dan merosot hingga 43,2 persen pada kuartal I, proyek properti Lippo justru disambut positif konsumen. Baik untuk proyek landed house maupun apartemen.

Seperti diketahui, Meikarta Sprint Rally dikemas dalam suasana latihan bersama, namun diikuti oleh para pereli nasional. Kegiatan itu pun ditegaskan tetap mengedepankan protokol kesehatan COVID-19 oleh seluruh partisipan.

John menjabarkan, tak hanya mampu disulap jadi ajang balap, Meikarta pun baru-baru ini membuat ruang terbuka hijau terbesar se-Indonesia di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Ruang terbuka hijau tersebut dilengkapi dengan sejumlah fasilitas di antaranya central park, danau buatan, serta bermacam jenis tanaman dan satwa, bahkan aneka arena bersifat human interest.

Selain itu, mengusung konsep kota New York, Meikarta menghadirkan sedikitnya 12 arena menarik di area Central Park seluas 105 hektare ini. Area itu yang bisa dinikmati penghuninya maupun pengunjung, di antaranya jogging track, rumah hobbit, jembatan cinta, dan gembok cinta.

"Tersedia pula taman hewan (mini zoo), carousell, sepeda tandem, lapangan futsal rumput, taman pergola cinta, container shop, hingga large children playground," tuturnya.

Lippo Cikarang, kata John, juga melibatkan sejumlah warga sekitar dan juga petani lokal dalam upaya penghijauan di area Meikarta. Di dalam central park terdapat sebuah danau dengan luas 50 hektare dan daya tampung maksimal 300 ribu meter kubik untuk menghindari banjir.