Jadi Tersangka, Gubernur Akpol Djoko Foto-foto

TEMPO.CO, Semarang - Mantan Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Djoko Susilo, yang kini menjabat Gubernur Akademi Kepolisian, sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan korupsi kasus proyek pengadaan simulator alat uji surat izin mengemudi. Proyek ini dikerjakan saat Djoko Susilo menjabat Kepala Korps Lalu Lintas Polri.

Meski sudah jadi tersangka, Djoko masih sibuk mengikuti rapat di kantor Akademi Kepolisian di Jalan Sultan Agung, Candi Semarang. "Hari ini, Bapak (Djoko Susilo) banyak agenda rapat," kata salah seorang aspri Djoko bernama Nur Aziz kepada Tempo, Selasa, 31 Juli 2012.

Pada pagi hari, sekitar pukul 09.00 sampai 10.30, Djoko mengikuti rapat dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Semarang. Pejabat Dinas Pariwisata Kota Semarang, Sapto, menyatakan rapat dengan Gubernur Akademi Kepolisian itu untuk mematangkan rencana kawasan Akademi Kepolisian menjadi salah satu tempat wisata di Kota Semarang.

Seusai rapat, Djoko keluar dari ruangan dengan diikuti para jajarannya bersama pejabat Dinas Pariwisata Kota Semarang. Para peserta rapat yang berjumlah sekitar belasan orang berfoto-foto di depan kantor Akademi Kepolisian di Gedung Tribata Utama. Djoko tampak semringah meski sudah berstatus tersangka. Djoko berada di tengah, di antara belasan orang itu.

Seusai berfoto-foto, Tempo berusaha mewawancarai Djoko, tapi Djoko menolak. "Nanti saja," kata Djoko.

Langkah Djoko yang hendak kembali ke ruang kerjanya di lantai II terhenti. Ia justru disodori telepon genggam oleh seseorang berbaju sipil. Sambil menerima telepon, Djoko malah ke depan ruang Tribata Utama Akademi Kepolisian. Seorang ajudan membukakan pintu mobilnya. Ia pun naik mobil dengan pelat nomor H-7301. Djoko pun meluncur keluar dari kompleks Akademi Kepolisian.

Sejak 27 Juli 2012, KPK menetapkan Djoko sebagai tersangka korupsi pengadaan simulator alat uji SIM roda dua dan roda empat tahun 2011. Djoko disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Kepala Humas Akpol Imam Supeno juga enggan berkomentar masalah Djoko. "Itu bukan urusan kita," kata Imam. Imam malah bertanya-tanya masalah apa yang sedang membelit Djoko Susilo.

ROFIUDDIN

Berita terkait

Gubernur Akpol Djoko Jadi Tersangka Sejak 27 Juli

Jadi Tersangka Simulator SIM, Djoko Pilih Bungkam

Simsalabim Simulator SIM (Bagian 1 dari 3 tulisan)

Simsalabim Simulator SIM (Bagian 2 dari 3 tulisan)

Simsalabim Simulator SIM (3 dari 3)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.