Jadi tersangka korupsi Rp 11,2 M, eks pejabat Sragen tak ditahan

MERDEKA.COM. Kejaksaan Tinggi Jawa tengah (Kejati Jateng) kembali melanjutkan pemeriksaan kasus korupsi kas daerah (Kasda) APBD Kabupaten Sragen 2003-2010. Setelah memproses hukum mantan Bupati Sragen Untung Wiyono dan dua terdakwa lainnya, kini mantan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Sragen Adi Dwijantoro ditetapkan sebagai tersangka.

"Penetapan tersangka terhadap Adi tersebut setelah dilakukan ekspose atau gelar perkara kasus penyimpangan kas daerah (Kasda) Sragen pada Kamis (14/2) lalu. Ekspos dipimpin Kajati Jateng Arnold Angkouw," ungkap Kasi Penkum Kejati Jateng Eko Suwarni.  

Dalam ekspose tersebut disimpulkan kasus penyimpangan Kasda Sragen naik ke penyidikan dengan tersangka Adi. Atas penetapan tersangka tersebut, selanjutnya penyidik akan melakukan pemeriksaan saksi-saksi.

Meskipun dalam kasus ini sebelumnya para saksi sudah pernah diperiksa, namun saksi akan diperiksa lagi dengan pemeriksaan untuk tersangka Adi. Selain itu, kejati juga akan memeriksa tersangka Adi. Namun hingga kini, tidak ada upaya penahanan yang dilakukan oleh Kejati Jateng. 

"Soal kapan akan dilakukan pemanggilan terhadap tersangka AD, Eko menyatakan belum diagendakan,"jelasnya.

Keterlibatan Adi Dwijantoro dalam kasus korupsi Kasda Sragen, sebenarnya telah terungkap dalam persidangan terdakwa Untung, Koesharjono, dan Srie di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang pada 2012.

Dalam persidangan terungkap Adi Dwijantoro ikut meminjam uang dari Badan Perkreditan Rakyat (BPR) Karangamalang senilai Rp 6,134 miliar dengan menggunakan agunan deposito Kasda Sragen.

Hal ini diungkapkan mantan kepala seksi kredit BPR Karangmalang, Tarmidi, bahwa pinjaman Rp 6,134 miliar atas nama enam pemohon pejabat Pemkab Sragen yakni Koeshardjono, Adi Dwijantoro, Srie Wahyuni, mantan Kepala DPU Darmawan Minto Basuki, serta dua pegawai bernama Anik Windarsih, dan Suharto.

Sebelumnya, dalam kasus korupsi Kasda Rp 11,2 miliar tersebut, telah menyeret tiga mantan pejabat Pemkab Sragen. Mereka adalah mantan Bupati Sragen Untung Wiyono, mantan Sekda Koesharjono dan mantan Kepala Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Sragen Srie Wahyuni.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.