Jadikan Panahan Olahraga Unggulan, Menpora Puji Kepri

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali memberi apresiasi kepada Pemprov Kepri, KONI Kepri, dan Perpani Kepri yang menjadikan panahan olahraga unggulan. Hal itu disampaikan Menpora RI saat memberikan arahan Pelatihan Wasit dan Pelatih Panahan Kepri, di PIH Batam, Sabtu (21/11) sore.

Selain layar dan olahraga laut yang menjadi ikon geografis daerah Batam. Menpora RI melihat panahan memiliki peluang untuk dikembangkan.

"Panahan itu salah satu cabor disamping renang dan atletik yang tidak pernah dicoret dari Olimpiade, Asian Games, SEA Games, dan PON. Kepri yang berani bertekad menjadikan cabor unggulan saya apresiasi, jarang seperti ini di tempat lain," kata Menpora RI.

Daerah-daerah lain biasanya sibuk mengembangkan olahraga populer, tetapi Kepri justru melirik cabor yang di Olimpiade Seoul 1988 mempersembahkan perak. Harapan besar ketika Indonesia kelak menjadi tuan rumah Olimpiade 2032, panahan berprestasi tertinggi.

"Pelatihan ini luar biasa, semoga lahir atlet berprestasi dan nanti saat Olimpiade 2032 ada atlet dari Kepri," harapnya.

Ada tantangan yang harus dijawab oleh komponen anak bangsa, tertutama yang punya keahlian dalam industri peralatan sarana prasarana olahraga, karena saat ini sebenarnya sudah banyak produksi dalam negeri namun masih belum berstandar internasional, hampir disemua cabor termasuk panahan.

"Alat panahan untuk pertandingan masih harus dari luar negeri karena produk kita belum standar internasional, tantangan buat kita semua," ucap Menpora RI.

Ketua Perpani Kepri Abdul Razak, meskipun berawal dari menekuni tinju tetapi melihat potensi yang ada berjuang untuk mengembangkan cabor lain yaitu panahan.

"Pak Menteri, sebenarnya saya sudah menekuni tinju beberapa tahun, namun saya ingin keluar dari zona nyaman untuk mengembangkan panahan, saya optimis PON 2024 Kepri juara umum cabor panahan," katanya.

(*)