Jadwal Buka Puasa Hari Ini Rabu 5 Mei 2021 di Kota-Kota Besar Indonesia

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Jadwal buka puasa hari ini Rabu 5 Mei 2021 adalah informasi yang cukup banyak dicari saat Ramadan tiba. Usai menahan lapar dan haus dari terbit fajar hingga terbenam matahari, berbuka puasa adalah waktu yang paling ditunggu. Jadwal buka puasa hari ini Rabu 5 Mei 2021 adalah jadwal penting yang harus diketahui saat berpuasa.

Di Indonesia, jadwal buka puasa hari ini Rabu 5 Mei 2021 berbeda antar daerah. Hal ini karena adanya perbedaan zona waktu. Meski terkadang hanya selisih beberapa menit, penting untuk mengetahui jadwal buka puasa yang tepat di masing-masing daerah.

Nah, agar dapat menyegerakan berbuka sesuai sunah Rasulullah, berikut jadwal buka puasa hari ini Rabu 5 Mei 2021 untuk beberapa kota besar di Indonesia, dilansir Liputan6.com dari laman Kementerian Agama Republik Indonesia, Rabu (5/5/2020).

Niat puasa dan doa berbuka

Ilustrasi Berdoa Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Berdoa Credit: pexels.com/pixabay

Berpuasa di bulan ramadan merupakan salah satu rukun islam yang wajib dilakukan oleh setiap umat muslim. Salah satu syarat wajib puasa adalah membaca niat puasa. Berikut niat puasa:

Nawaitu shouma ghodin ‘an adaa-i fardhisy syahri romadhoona hadzihis sanati lillaahi ta’aala.

Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan ramadan karena Allah Ta’ala.”

Pentingnya niat puasa ramadan bahkan bisa membuat puasa tidak sah bila tidak berniat terlebih dahulu dari dalam hati. Niat merupakan doa puasa ramadan yang harus dilakukan sebelum melakukan ibadah puasa. Anda bisa berniat malam ketika selesai sholat tharawih maupun ketika selesai sahur sebelum imsak.

Ada dua versi doa puasa ramadan untuk berbuka puasa. Salah satunya mungkin yang sering kamu gunakan dan sering didengar di televisi saat datangnya waktu berbuka puasa.

Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin

Artinya: “Ya Allah karenaMu aku berpuasa, denganMu aku beriman, kepadaMu aku berserah dan dengan rezekiMu aku berbuka (puasa), dengan rahmat Mu, wahai Allah Tuhan Maha Pengasih.”

Selain doa buka puasa di atas, ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa doa buka puasa adalah sebagai berikut. Doa ini seperti yang disampaikan pada hadis, dapat dilantunkan usai berbuka puasa.

Dzahabadh dhoma-u wabtalatil uruq wa tsabatal ajru insyaa-allah

Artinya: Telah hilang dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki. (Hadits shahih, Riwayat Abu Daud [2/306, no. 2357] dan selainnya; lihat Shahih al-Jami’: 4/209, no. 4678).

Jadwal buka puasa hari ini Rabu 5 Mei 2021/23 Ramadan 1442 H

Jadwal buka puasa hari ini (Ilustrasi: Pexels.com)
Jadwal buka puasa hari ini (Ilustrasi: Pexels.com)

Berikut jadwal buka puasa hari ini Rabu 5 Mei 2021, 23 Ramadan 1442 H di kota-kota besar Indonesia:

Banda Aceh 18:49 WIB

Medan 18:33 WIB

Padang 18:21 WIB

Pekanbaru 18:18 WIB

Tanjung Pinang 18:07 WIB

Palembang 18:01 WIB

Bandung 17:49 WIB

Jakarta 17:49 WIB

Yogyakarta 17:33 WIB

Semarang 17:33 WIB

Surabaya 17:24 WIB

Pontianak 17:46 WIB

Banjarmasin 18:21 WITA

Denpasar 18:12 WITA

Makassar 18:00 WITA

Palu 18:03 WITA

Mataram 18:09 WITA

Kupang 17:37 WITA

Ambon 18:26 WIT

Sorong 18:17 WIT

Jayapura 17:38 WIT

Keutamaan Puasa Ramadan

Ilustrasi Ramadan (Photo by Ahmed Aqtai from Pexels)
Ilustrasi Ramadan (Photo by Ahmed Aqtai from Pexels)

Keutamaan puasa Ramadan dituangkan pada hadis Rasul yang berbunyi:

“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman: “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR. Bukhari no. 1904, 5927 dan Muslim no. 1151)

Dengan begitu keutamaan puasa Ramadan dapat dijabarkan sebagai berikut:

1) Puasa adalah jalan meraih ketakwaan.

2) Puasa adalah sebab dosa-dosa diampuni, apabila dikerjakan berdasar iman, ikhlas serta meneladani Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam.

3) Pahala puasa melimpah ruah, apabila dilakukan sesuai dengan adab-adabnya.

4) Bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah dari aroma kasturi.

5) Ada dua kebahagiaan saat menjalankan puasa Ramadan. Kebahagiaan itu adalah ketika berbuka dan ketika berjumpa dengan Allah.

6) Doa orang yang berpuasa akan dikabulkan.

Pahala Puasa Ramadan

Ilustrasi Ramadan. (Photo by pikisuperstar on Freepik)
Ilustrasi Ramadan. (Photo by pikisuperstar on Freepik)

Di bulan Ramadan seluruh amal ibadah dilipatgandakan pahalanya. Dalam sebuah hadis, Rasulullah mengungkapkan:“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman:

“Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR. Bukhari no. 1904, 5927 dan Muslim no. 1151)

Makna dari hadits di atas adalah, Rasulullah mengatakan bahwa setiap amalan kebaikan manusia akan dilipatgandakan pahalanya 10 kali lipat bahkan hingga 700 kali lipat.

Namun, hal ini berbeda dengan amalan puasa. Pahala dalam puasa tidak dilipatgandakan dengan cara tersebut, melainkan, pahala pada orang yang berpuasa akan dilipatgandakan menjadi tak terhingga oleh Allah.

Hal ini karena, dalam berpuasa manusia berusaha untuk meninggalkan segala syahwat karena Allah semata. Allah juga begitu memuliakan orang yang berpuasa sehingga diibaratkan bau mulut orang yang berpuasa lebih harum dari bau minyak kasturi.

Ibnu Rajab Al Hambali rahimahullah di Lathaif Al-Ma’arif mengatakan,

“Sebagaimana pahala amalan puasa akan berlipat-lipat dibanding amalan lainnya, maka puasa di bulan Ramadhan lebih berlipat pahalanya dibanding puasa di bulan lainnya. Ini semua bisa terjadi karena mulianya bulan Ramadhan dan puasa yang dilakukan adalah puasa yang diwajibkan oleh Allah pada hamba-Nya. Allah pun menjadikan puasa di bulan Ramadhan sebagai bagian dari rukun Islam, tiang penegak Islam.”

Pahala puasa Ramadan akan lebih berlipat karena bulan Ramadan adalah bulan yang paling mulia. Selain itu puasa Ramadan juga merupakan puasa yang diwajibkan oleh Allah SWT. Maka dari itu, siapa saja yang menjalankan puasa Ramadan akan mendapatkan pahala yang berlimpah.