Jadwal Imsak Hari Ini Rabu 12 Mei 2021 dan Anjuran Makan Sahur

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Jadwal imsak hari ini Rabu 12 Mei 2021 berbeda dari satu kota ke kota lain di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh perbedaan zona waktu di Indonesia. Jadwal imsak hari ini Rabu 12 Mei 2021 digunakan umat muslim yang menjalankan puasa sebagai patokan batas makan sahur umat Muslim di Indonesia.

Umumnya waktu Imsak ditentukan dari 10 menit sebelum waktu Subuh tiba. Santap sahur adalah kegiatan yang dianjurkan untuk membantu memberikan energi pada tubuh agar siap menjalankan ibadah puasa.

Santap sahur adalah sunah yang dianjurkan Rasul selama berpuasa Ramadan. Berikut adalah jadwal imsak hari ini Rabu 12 Mei 2021 dikutip Liputan6.com dari laman Kementrian Agama Republik Indonesia, Rabu (12/5/2021).

Jadwal Imsak Hari ini Rabu 12 Mei 2021

Sahur / Sumber: iStockphoto
Sahur / Sumber: iStockphoto

Berikut ini jadwal imsak hari ini Rabu 12 Mei 2021, 29 Ramadan 1442 H di kota-kota besar Indonesia:

Banda Aceh 04:55 WIB

Medan 04:45 WIB

Padang 04:44 WIB

Pekanbaru 04:38 WIB

Tanjung Pinang 04:25 WIB

Palembang 04:30 WIB

Bandung 04:23 WIB

Jakarta 04:25 WIB

Yogyakarta 04:13 WIB

Semarang 04:12 WIB

Surabaya 04:03 WIB

Pontianak 04:07 WIB

Banjarmasin 04:51 WITA

Denpasar 04:55 WITA

Makassar 04:34 WITA

Palu 04:26 WITA

Mataram 04:51 WITA

Kupang 04:23 WITA

Ambon 04:57 WIT

Sorong 04:41 WIT

Jayapura 04:05 WIT

Anjuran makan sahur

Jadwal Imsak Hari Ini / Sumber: iStockphoto
Jadwal Imsak Hari Ini / Sumber: iStockphoto

Salah satu Sunah dalam berpuasa adalah santap sahur. Sebelum berpuasa, umat Islam dianjurkan untuk makan sahur. Sahur adalah sebuah istilah Islam yang merujuk kepada aktivitas makan yang dilakukan pada dini hari bagi yang akan menjalankan ibadah puasa.

Aktivitas sahur sendiri dapat berupa menyantap sesuatu walaupun hanya seteguk air. Waktu sahur yang disunnakan adalah selepas tengah malam. Makan sahur memang bukanlah sebuah ibadah yang di wajibkan dalam Islam atau sebuah aktivitas yang harus dilakukan.

Namun melihat dari manfaatnya, makan sahur sangat di anjurkan karena bisa memberikan energi kepada tubuh agar mampu menjalankan ibadah puasa seharian.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Bersantap sahurlah kalian, karena dalam sahur itu ada keberkahan,” (HR al-Bukhari).

Aktivitas sahur sendiri dapat berupa menyantap sesuatu walaupun hanya seteguk air. Rasulullah SAW bersabda tentang keutamaan sahur,

"Bersahur itu adalah suatu keberkahan, maka janganlah kamu meninggalkannya, walaupun hanya dengan seteguk air, karena Allah dan para malaikat bersalawat atas orang-orang yang bersahur (makan sahur)." (HR Ahmad).

Hukum makan sahur

Kurma / Sumber: iStockphoto
Kurma / Sumber: iStockphoto

Meski anjuran makan sahur kuat ditekankan Rasulullah, tidak ada hadis atau dalil yang mewajibkan seseorang untuk makan sahur. Dalam ajaran Islam, tidak pernah ada aturan yang menyatakan bahwa inti puasa atau syarat wajib puasa adalah sahur.

Jadi intinya, hukum makan sahur adalah sunah karena dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Rasulullah tidak pernah mengajarkan di antara syarat sahnya puasa adalah makan sahur. Sehingga, puasa seseorang tetap sah meski pagi harinya tidak makan sahur. Ini artinya, hukum puasa tanpa makan sahur, puasanya tetap sah di mata Allah SWT.

Sebuah hadis yang diriwayatkan Muslim, Nasai, dan Tirmudzi juga memperkuat hukum ini:

"Dari Aisyah RA berkata, 'Suatu hari, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menemui kami dan bertanya, 'apakah engkau punya makanan?' Kami menjawab, 'Tidak.' Kemudian beliau bersabda, 'Kalau begitu, saya akan puasa'."

Jadi hukum melewatkan sahur, puasanya adalah sah karena sahur bukanlah syarat wajib puasa.

Berkah makan sahur

Jadwal Imsak Hari Ini / Sumber: iStockphoto
Jadwal Imsak Hari Ini / Sumber: iStockphoto

Sahur memberi kekuatan orang yang berpuasa untuk beribadah dan mematuhi yang Allah SWT perintahkan di waktu siang, seperti berdoa, berdizikir, dan tadarus. Biasanya, orang yang melewatkan sahur akan merasa lapar sampai-sampai malas buat mengerjakan itu semua.

Sahur membuang perilaku buruk yang mungkin dipicu dari rasa lapar. Orang yang makan sahur selalu berada pada suasana hati yang baik. Jika orang yang makan sahur memiliki niat mematuhi perintah Rasulullah, sahur yang dikerjakan itu adalah tindakan ibadah. Sungguh besar pahalanya. Akan tetapi jika sahur dimaksudkan agar kuat menjalankan puasa dan beribadah, imbalan pun akan didapat.

Orang yang sahur akan bangun di akhir malam. Biasanya, sebelum sahur, akan salat Tahajud terlebih dulu. Doa-doa pun dijawab karena malaikat mengirimkan semua berkat untuk mereka yang sahur. Selain itu, sadar atau tidak, selama bulan puasa banyak umat Islam yang tidak meninggalkan salat subuh.