Jadwal Imsakiah Hari Ini Rabu 20 Mei 2020 Beserta Doa dan Zikir di Bulan Ramadan

Liputan6.com, Jakarta Jadwal Imsakiah hari Rabu 20 Mei 2020 penting untuk diketahui. Imsakiah atau imsak merupakan waktu di mana umat muslim berhenti makan sahur dan memulai berpuasa. Biasanya waktu imsak ditetapkan sepuluh menit sebelum waktu subuh tiba.

Dengan mengetahui jadwal imsakiah hari Rabu 20 Mei 2020, waktu imsak tak akan terlewat. Jadwal imsakiah setiap harinya bisa berubah sesuai dengan pergerakan matahari. Ini membuat jadwal imsakiah harus terus dipantau. Jadwal imsakiah hari Rabu 20 Mei 2020 di tiap kota juga bisa berbeda, jadi pastikan untuk mengetahui waktu imsak sesuai dengan daerah tempat tinggal.

Selama Ramadan, dianjurkan untuk selalu berdoa dan memohon ampunan pada Allah SWT. Tak hanya puasa, berkah Ramadan dapat diraih dari ibadah sunah seperti salat malam, dzikir, i'tikaf, membaca Alquran, dan masih banyak lagi. Salah satu amalan penting di bulan Ramadan ada;ah dzikir dan berdoa. Ada doa dan dzikir yang bisa dilakukan selama bulan Ramadan.

Berikut jadwal imsakiah hari Rabu 20 Mei 2020 beserta doa dan dzikir di bulan Ramadan, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (20/5/2020).

Jadwal imsakiah hari ini Rabu 20 Mei 2020 di Kota-Kota Besar

Ilustrasi/copyrightshutterstock/TabitaZn

Berikut jadwal Imsakiah hari ini Rabu 20 Mei 2020/27 Ramadan 1441 H di beberapa kota besar di Indonesia dilansir dari laman Kementerian Agama RI:

Banda Aceh 04:53 WIB

Medan 04:43 WIB

Padang 04:44 WIB

Pekanbaru 04:37 WIB

Palembang 04:29 WIB

Bandung 04:23 WIB

Jakarta 04:25 WIB

Yogyakarta 04:13 WIB

Semarang 04:12 WIB

Surabaya 04:03 WIB

Pontianak 04:06 WIB

Banjarmasin 04:50 WITA

Denpasar 04:55 WITA

Makassar 04:34 WITA

Palu 04:26 WITA

Mataram 04:52 WITA

Kupang 04:24 WITA

Ambon 04:57 WIT

Sorong 04:40 WIT

Jayapura 04:05 WIT

Doa dan Dzikir Saat Bulan Ramadan

Ilustrasi Berbuka Puasa Credit: shutterstock.com

Doa Buka Puasa

Berikut ini adalah doa buka puasa yang sering digunakan.

Allahumma laka shumtu wabika amantu wa ‘ala rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar rahimin

Artinya: Ya Allah karenaMu aku berpuasa, denganMu aku beriman, kepadaMu aku berserah, dan sengan rezekiMu aku berbuka (puasa), dengan rahmatMu, wahai Allah Tuhan Maha Pengasih.

Selain doa buka puasa di atas, ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa doa buka puasa adalah sebagai berikut:

Dzahabadh dhoma-u wabtalatil uruq wa tsabatal ajru insyaa-allah

Artinya: Telah hilang dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki. (Hadits shahih, Riwayat Abu Daud [2/306, no. 2357] dan selainnya; lihat Shahih al-Jami’: 4/209, no. 4678).

Doa dan Zikir Saat Bulan Ramadan

Ilustrasi berdoa (sumber: iStock)

Doa Setelah Salat Tarawih

Asyhadu alla ilaha illallah, Astaghfirullah, as alukal jannata wa a’udzubika minan naar, Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu anni (3X)

Artinya: “aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang disembah selain Allah, aku mohon ampun kepada Allah, sesungguhnya aku memohon surga kepadaMu dan aku berlindung kepadaMu dari siksa neraka, Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku.”

Doa Setelah Salat Witir

Subhanal malikil qudduus (3x), Subbuhun quddusun rabbunaa wa rabbul malaa-ikati warruuh, Allahumma inni a’udzu bi ridhaoka min sakhotik wa bi mu’afaatika min ‘uqubatik, wa a’udzu bika minka laa uh-shi tsanaa-an ‘alaik, anta kamaa atsnaita ‘ala nafsik

Artinya: Maha Suci Engkau yang Maha Merajai lagi Maha Suci dari berbagai kekurangan, Maha suci lagi Quddus Tuhan kami, Tuhan para malaikat, dan malaikat Jibril, Ya Allah, aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari kemarahan-Mu, dan dengan keselamatan-Mu dari hukuman-Mu dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian dan sanjungan kepada-Mu, Engkau adalah sebagaimana yang Engkau sanjungkan kepada diri-Mu sendiri.

Doa dan Zikir Saat Bulan Ramadan

Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Doa di Malam Lailatul Qadar

Dalam hadits dari Aisyah. Beliau radhiyallahu ‘anha berkata, “Katakan padaku wahai Rasulullah, apa pendapatmu, jika aku mengetahui suatu malam adalah lailatul qadar. Apa yang aku katakan di dalamnya?” Beliau menjawab, “Katakanlah:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

‘Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu anni’

Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku].” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Istighfar saat sahur

Dianjurkan untuk bersitighfar saat waktu sahur. Hal ini tertuang dalam firman Allah pada QS. Ali Imran 17 yang berbunyi:

الصَّابِرِينَ وَالصَّادِقِينَ وَالْقَانِتِينَ وَالْمُنْفِقِينَ وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ

“Orang yang sabar, orang yang benar, orang yang taat, orang yang menginfakkan hartanya, dan orang yang memohon ampunan pada waktu sebelum fajar (sahur)”

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Pada setiap malam, Allah Ta’ala turun ke langit dunia, ketika tersisa sepertiga malam terakhir, Allah berfirman:’ Siapa yang berdo’a kepada-Ku akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku akan Aku beri. Dan Siapa yang memohon ampunan kepada-Ku akan aku ampuni.” (HR. Bukhari 1145 dan Muslim 758).