Jadwal Kereta Diesel Maguwo Ekspres Diubah  

TEMPO.CO, Purwokerto - Mulai Selasa hari ini, 11 September 2012, jadwal perjalanan Kereta Rel Diesel Elektrik Maguwo Ekspres akan mengalami perubahan. Selain jadwal, rute perjalanan kereta ini juga akan diubah.

"Perubahan ini untuk meningkatkan pelayanan terhadap penumpang Purwokerto-Yogyakarta," kata Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi V Purwokerto, Surono.

Ia mengatakan, perubahan ini dilakukan setelah adanya evaluasi terhadap jadwal dan rute perjalanan yang sudah dijalani KRDE Maguwo Ekspres selama 28 hari. Kereta jarak menengah itu pertama kali diluncurkan pada 14 Agustus 2012.

Menurut dia, selama ini Maguwo Ekspres menjalani trayek Purwokerto-Maguwo, Maguwo-Cilacap, Cilacap-Kutoarjo, dan Kutoarjo-Purwokerto. Dari empat trayek yang dijalani selama ini, hanya dua trayek yang kelihatannya diminati penumpang yakni trayek Purwokerto-Maguwo, dan Maguwo-Cilacap.

Sedangkan trayek Cilacap-Kutoarjo dan Kutoarjo-Purwokerto kurang diminati. "Terlihat dari minimnya penumpang di kedua trayek tersebut setiap harinya," katanya.

Dengan jadwal baru, dia menambahkan, rute yang akan dijalani KA Maguwo Ekspres akan diubah menjadi Purwokerto-Maguwo pulang-pergi, dua kali sehari, dan tidak lagi ke Cilacap. Berangkat dari stasiun Purwokerto diubah menjadi pukul 05.00 pagi dan sampai di Maguwo pukul 07.48, kemudian berangkat lagi dari Maguwo pukul 08,05 dan sampai di Purwokerto pukul 10.52 untuk trayek pertama.

Sedangkan trayek kedua berangkat dari Purwokerto pukul 11.20 sampai Maguwo pukul 14.37. Kemudian, berangkat lagi dari Maguwo pukul 15.18 dan sampai di Purwokerto pukul 18.16 setiap harinya.

Dengan jadwal perjalanan baru ini, menurut Surono, Maguwo Ekspres akan menempuh rute Purwokerto-Maguwo lebih cepat 1 jam dibanding jadwal yang lama. Kalau dalam jadwal lama rute tersebut ditempuh dalam waktu 3 jam 57 menit, dengan jadwal perjalanan yang baru ini Maguwo Ekspres akan menempuh jarak Purwokerto-Maguwo hanya dalam waktu 2 jam 48 menit saja.

Peningkatan waktu tempuh yang sangat signifikan ini dicapai dengan peningkatan puncak kecepatan dan pola berhenti di stasiun antara. Puncak kecepatan ditingkatkan, dari 70 km per jam dalam jadwal lama menjadi 90 km per jam dalam jadwal yang baru. Demikian juga di beberapa stasiun yang tadinya berhenti , dalam jadwal baru tidak lagi berhenti. Antara lain di  Kebasen, Randegan, Sumpiuh, Karanganyar

dan Kutowinangun.

Dengan jadwal perjalanan yang baru ini KRDE Maguwo Ekspres dari Purwokerto-Maguwo dan sebaliknya hanya akan berhenti di stasiun-stasiun Kroya, Gombong, Kebumen, Kutoarjo, Yogyakarta (Tugu), dan Maguwo.

Menurut Surono, tarif yang diberlakukan untuk KRDE AC Maguwo Ekspres ini masih tetap sama dengan saat pertama kali diluncurkan, yakni Rp 60 ribu untuk jarak Purwokerto Yogyakarta/Maguwo dan Rp 50 ribu untuk jarak Purwokerto-Kutoarjo dan Kebumen-Maguwo.

"Dengan perubahan jadwal ini diharapkan KRDE Maguwo Ekspres ini akan bisa mengakomodasi karyawan yang bekerja di Yogyakarta, karena KA ini akan sampai di Yogyakarta sebelum pukul 8 pagi, di samping penumpang pesawat untuk penerbangan mulai pukul 9 pagi dan sore hari," katanya.

Perubahan jadwal ini disambut baik oleh salah satu warga Purwokerto, Rizky Fatahilah. "Meski agak mahal dari tarif bis, tapi waktu tempuh yang cepat menjadi alasan utama memilih kereta ini," katanya.

Menurut dia, kereta ini juga bisa dijadikan alternatif menuju bandara dengan cepat. Selama ini, untuk sampai di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, ia kesulitan mencari transportasi yang cepat dan murah.

ARIS ANDRIANTO

 

Berita Lainnya:

Pertama Kalinya, Atlet PON Dicoret Karena Transfer

Pasca Bercerai Tom Cruise Semakin Kurus

Emma Watson, Seleb Paling ''Berbahaya'' di Internet

Jessica Simpson Pamerkan Tubuhnya Usai Melahirkan

Tiga Detik yang Merusak

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.