Jae Eks DAY6 Menyesal Ucap Kata Tak Pantas untuk Jamie

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Seoul - Jae eks DAY6 kembali menjadi sorotan, tak lama setelah JYP Entertainment mengumumkan bahwa pria ini hengkang dari grup dan agensi. Kali ini gara-gara kalimat tak pantasnya untuk Jamie atau Park Jimin, yang juga merupakan "alumni" JYP Entertainment.

Hal ini berawal dari siaran live streaming yang ia gelar baru-baru ini. Dilansir dari Soompi, Senin (10/1/2022), ia lantas mengomentari Jamie.

"Karena sekarang aku sudah enggak di K-Pop lagi, aku bisa mengatakan ini. Mengapa Jamie mencoba jadi cewek j*l*ng?" ujar mantan vokalis dan gitaris DAY6 ini sambil tertawa terbahak-bahak.

Kalimat yang diucapkan pria yang juga dikenal sebagai eaJ ini, akhirnya didengar Jamie.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Reaksi Jamie

Jamie atau Park Jimin. (Instagram/ jiminxjamie)
Jamie atau Park Jimin. (Instagram/ jiminxjamie)

Lewat akun Twitter pribadinya, Jamie mengungkapkan rasa tak suka atas kalimat tersebut.

"Aku benci melihat kita sebagai wanita menjadi sasaran humor para pria untuk menyenangkan para incels di internet, titik," cuitnya.

Dilansir dari Wikipedia, incel adalah sebutan untuk anggota subkultur online yang jomlo meski ingin memiliki kekasih, dan memiliki kebencian terhadap sejumlah hal--termasuk wanita.

Reaksi Keras

Jae DAY6 (Instagram/ eajpark)
Jae DAY6 (Instagram/ eajpark)

Tak hanya dari Jamie, komentar Jae ini langsung menimbulkan reaksi keras dari warganet. Mereka merasa kecewa dengan tindakan pria bernama asli Park Jae Hyung ini.

Pada Minggu (9/1/2022) kemarin, Jae akhirnya mengungkap permintaan maaf.

Minta Maaf

Jae eks DAY6. (Twitter/ eaJPark)
Jae eks DAY6. (Twitter/ eaJPark)

"Aku ingin minta maaf kepada Jamie dan semua orang mengenai apa yang kukatakan. Komentar tersebut dibuat dalam pemikiran yang buruk, dan aku merasa sangat tak enak telah membuat Jamie merasakan hal yang ia rasakan," kata Jae.

Ia mengaku sempat berpikir bahwa kalimatnya ini adalah guyonan antara teman, tapi kemudian menyadari bahwa hal ini keliru.

Bukan Pembenaran

"Aku sama sekali tak bermaksud membuat referensi dari perilaku fisik atau energi (mencoba menyenggol Jamie), melainkan aura dari apa yang orang-orang sebut sebagai 'garang' dan menyangka keduanya adalah sinonim. Namun aku memahami bahwa ini bukan pembenaran untuk komentarku," cuitnya.

Terakhir, ia kembali minta maaf secara tulus kepada Jamie dan orang-orang yang tersinggung akibat kata-katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel