Jaga Imunitas, Begini Cara Cukupi Kebutuhan Vitamin C saat Puasa

Rochimawati, Sumiyati
·Bacaan 1 menit

VIVAVitamin C memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Salah satunya dapat menjaga imunitas yang sangat dibutuhkan di masa pandemi ini yang juga berbarengan dengan puasa Ramadhan.

Maka dari itu, konsumsi vitamin C tentu dibutuhkan, apalagi jenis vitamin ini tidak diproduksi oleh tubuh, sehingga kita hanya bisa mendapatkannya dari makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari.

Lalu bagaimana cara kita mencukupi kebutuhan vitamin C, padahal kita sedang dalam kondisi berpuasa?

Spesialis gizi klinik, Dr. dr. Inge Permadhi, MSc, MS, SpGK(K), mengatakan, vitamin C terdapat pada buah dan sayur. Namun sayangnya, vitamin C yang terdapat pada buah dan sayur juga mudah rusak. Lalu, apa solusinya?

"Buah-buahan itu dimakan segar. Kalau bisa pengolahan dari sayur pun jangan terlalu banyak. Misalnya ada sayur yang dipotong kecil-kecil, tapi ada juga sayur kailan yang bisa kita makan panjang-panjang. Itu sebaiknya begitu. Jadi pengolahannya jangan terlalu dipotong kecil-kecil," ujarnya saat konferensi pers peluncuran Holisticare Ester C 1000, yang digelar virtual baru-baru ini.

Lebih lanjut, dokter Inge mencontohkan vitamin C yang terkandung dalam buah apel. Di mana vitaminnya terdapat di bawah kulitnya.

"Jadi kalau kita ingin mendapatkan vitamin C dari buah itu, berarti yang harus kita konsumsi adalah bersama dengan kulitnya," kata dia.

Lalu, bagaimana cara konsumsinya saat puasa?

"Jangan lupa mengonsumsi bahan makanan sumber itu pada saat sahur dan berbuka. Buah dan sayur harus dikonsumsi cukup banyak. Misalnya sayur. Dalam satu hari, kita harus mengonsumsi 3 kali, sedangkan buah bisa dikonsumsi sampai 6 kali. Jadi total semuanya sebenarnya kita harus mengonsumsi buah dan sayur 9 kali," tutur dia.

Inge memperingatkan, jika kita tidak mampu mencukupi konsumsi sumber makanan yang mengandung vitamin C, maka kita diperbolehkan untuk mengonsumsi suplemen.