Jaga Imunitas saat Pandemi, Penuhi Asupan Serat dari 9 Bahan Ini

·Bacaan 3 menit

VIVA – Salah satu aspek yang cukup penting untuk kebutuhan tubuh manusia adalah serat, yang bisa didapat dari buah-buahan, sayur-sayuran dan biji-bijian terutama yang berwarna hijau. Namun gaya hidup dan kesibukan sehari-hari menjadi kendala dalam pemenuhan kebutuhan serat harian tersebut.

Secara penelitian wanita dewasa membutuhkan minimal 25 gram serat per hari, sedangkan pria dewasa memerlukan 30-38 gram serat per hari. Kekurangan serat dapat menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan dari kegemukan, sembelit, sulit BAB, mudah lelah bahkan jika terus dibiarkan akan muncul banyak penyakit berbahaya lainnya.

Sebaliknya, manfaat serat sangat baik bagi tubuh mulai dari membantu menjaga sistem pencernaan hingga membantu meningkatkan imunitas tubuh. Untuk itu, serat sebaiknya dikonsumsi rutin yang bisa berasal dari buah-buahan dan sayur mayur

Tetapi, konsumsi serat yang praktis bisa didapat juga dari Slymafit yang diproduksi PT Era Sehat Indonesia dengan rasa kiwi. Nah, agar lebih memahami sumber serat yang baik bagi tubuh, berikut bahan yang dapat dikonsumsi, sekaligus kandungan yang ada di dalam Slymafit.

Apa saja bahan yang mengandung tinggi serat? Yuk kita telaah lebih jauh.

Psyllium husk

Bahan yang berasal dari India ini dikenal karena memiliki efek laksatif. Sebagai serat yang larut dalam air, psyllium dapat menyerap air dan menjelma menjadi bentuk yang kental. Kemampuannya tersebut membuat psyllium tidak tercerna di dalam usus dan membuatnya berpotensi untuk mengendalikan kolesterol, trigliserida, dan gula darah.

"Serat ini juga diyakini berperan dalam pengendalian konstipasi, diare, dan berat badan," tulis keterangan pers Slymafit.

Teh hijau

Teh hijau merupakan minuman yang tinggi kandungan zat antioksidan seperti enzim asam amino, dan polifenol yang bermanfaat untuk tubuh. Teh hijau juga berperan sebagai Carbo Blocker yang dapat mengikat dan menyerap karbohidrat, membakar lemak dan memecah sel lemak. Proses ini terjadi sebab bahan ini mengandung senyawa EGCG (Epigallocatechin gallate) dan kafein.

"Teh hijau dalam kandungan Slymafit berfungsi sebagai Carbo Blocker yaitu memblok sebagian karbo yang masuk ke dalam tubuh dan membuangnya melalui feses/kotoran," kata keterangan pers.

Sea algea

Menurut ahli gizi dari NAO Nutrition di New York, alga laut ini mengandung vitamin, mineral, dan nutrisi yang bermanfaat sebagai detoksifikasi di tubuh, sekaligus menangkal beragam penyakit.

Inulin

Seperti prebiotik lainnya, Inulin berfungsi sebagai ‘makanan’ bagi bakteri yang dapat meningkatkan jumlah bakteri baik dan menjaga keseimbangan mikroflora (bakteri baik) dalam usus besar. Bakteri baik dalam usus inilah yang berperan membuat kotoran lebih lunak sehingga terhindar dari konstipasi atau sembelit.

Apel

Kaya akan jenis antioksidan sehingga serat dalam apel mengontrol pergerakan usus besar berjalan dengan baik dan mengurangi resiko dari kanker usus besar. Serat dalam apel juga menangkal penyakit jantung, mengontrol berat badan dan tingkat kolesterol.

Mulberry

Buah ini tinggi akan kandungan vitamin C dan antioksidan. Mulberry dapat mengontrol gula darah, mengontrol berat badan, mencegah perlemakan hati, mencegah dan mengatasi sembelit.

Kiwi

Kaya akan vitamin C, vitamin A, vitamin E, vitamin K, kalium, asam amino, folat, dan kalsium. Bertindak sebagai prebiotik, dengan meningkatkan pertumbuhan bakteri baik di dalam usus (lactobacilli dan bifidobacteria). Kandungan serat dan prebiotik pada kiwi baik untuk memelihara kesehatan sistem pencernaan, mencegah konstipasi dan Irritable Bowel Syndrome (IBS).

Asam kandis

Pelengkap bumbu dapur yang satu ini ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh, mencegah infeksi dan radang, menjaga imunitas tubuh, menjaga kesehatan jantung, dan menurunkan berat badan.

Vitamin B kompleks

Vitamin ini diperlukan dalam mengubah makanan yang dikonsumsi menjadi energi. Menjaga sistem saraf agar tetap bekerja dengan baik, membantu membentuk hemoglobin yang mengedarkan oksigen dalam darah ke seluruh tubuh. Biotin memiliki peran penting dalam memecah lemak dan karbohidrat menjadi asam lemak dan glukosa untuk dijadikan tenaga bagi tubuh.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel