Jahe hingga Kapulaga, 5 Rempah Alami Ini Ampuh Redakan Peradangan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Peradangan merupakan salah satu cara tubuh untuk melawan infeksi dan sebagai bentuk penyembuhan. Namun, peradangan bisa tak terkendali dan bertahan lebih lama dari waktu yang diperlukan dalam beberapa kondisi. Peradangan itu dapat menjadi kronis.

Kebanyakan individu akan langsung memikirkan obat antiinflamasi sebagai solusi untuk mengatasinya. Padahal terdapat beberapa rempah alami yang mampu meredakan peradangan.

Ya, peradangan atau inflamasi dapat diatasi dengan mengonsumsi rempah-rempah. Pasalnya, rempah-rempah memiliki khasiat yang beragam dan baik untuk kesehatan tubuh. Penasaran? Berikut 5 jenis rempah yang bisa meredakan peradangan dikutip dari Healthline, Rabu (10/2/2021).

1. Jahe

Ilustrasi jahe (iStockphoto)
Ilustrasi jahe (iStockphoto)

Jahe telah digunakan selama ribuan tahun sebagai pengobatan tradisional untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Mulai dari flu, sakit kepala, tekanan darah tinggi, hingga peradangan.

Rempah jahe merupakan bumbu masak yang lezat dengan rasa pedas, tetapi juga manis. Jahe mengandung lebih dari 100 senyawa aktif, seperti gingerol, shogaol, zingiberene, dan zingerone. Kandungan tersebut memiliki efek untuk kesehatan, termasuk peradangan dalam tubuh.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada 1.010 peserta menemukan bahwa mengonsumsi 1.000-3.000 mg jahe setiap hari selama 4-12 minggu dapat mengurangi tanda peradangan.

2. Bawang Putih

Ilustrasi bawang putih. (dok. Unsplash.com/Anshu A @anshu18)
Ilustrasi bawang putih. (dok. Unsplash.com/Anshu A @anshu18)

Bawang putih merupakan bumbu yang terkenal dengan aroma dan rasanya yang kuat. Bawang putih mengandung senyawa belerang yang bermanfaat bagi kesehatan, seperti alisin, dialil disulfida, dan S-allyl cysteine yang berfungsi sebagai antiinflamasi.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bawang putih dapat membantu meningkatkan antioksidan dalam tubuh, seperti glutathione (GSH) dan superoksida dismutase (SOD) untuk mencegah pemicu peradangan.

3. Kapulaga

ilustrasi kapulaga/copyright Shutterstock
ilustrasi kapulaga/copyright Shutterstock

Rempah asli dari Asia Tenggara ini memiliki rasa manis dan pedas yang kompleks. Mengonsumsi kapulaga dapat mengurangi penanda peradangan atau inflamasi, seperti CRP, IL-6, TNF-a, dan MDA. Selain itu, kapulaga juga dapat meningkatkan status antioksidan 90%. Rasa kapulaga yang kaya dan kompleks cocok sebagai campuran untuk masakan kari dan semur.

4. Teh Hijau

ilustrasi teh hijau/photo By KMNPhoto (Shutterstock)
ilustrasi teh hijau/photo By KMNPhoto (Shutterstock)

Teh hijau terkenal memiliki banyak manfaat dan baik untuk kesehatan tubuh. Rempah teh hijau mengandung senyawa sehat yang disebut polifenol, terutama EGCG yang dapat mengurangi peradangan. Selain itu, senyawa tersebut juga bermanfaat untuk kesehatan otak dan jantung. Anda dapat menikmati rempah teh hijau dengan menyeduhnya menjadi teh yang nikmat.

5. Rosemary

Ilustrasi rosemary. (Gambar oleh gate74 dari Pixabay)
Ilustrasi rosemary. (Gambar oleh gate74 dari Pixabay)

Rosemary merupakan ramuan lezat dan harum yang berasal dari Mediterania. Kandungan polifenol, terutama rosmarinik dan asam karnosat yang tinggi pada rempah rosemary mampu membantu mengurangi peradangan.

Dalam penelitian yang dilakukan pada hewan, asam rosmarinik dapat mengurangi tanda peradangan dan beberapa kondisi peradangan, termasuk dermatitis atopik, osteoartritis, asma, dan penyakit gusi.

Saksikan Video Pilihan Di Bawah Ini: