Jakarta Banjir, Bendung Katulampa Bogor Masih Siaga 4

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Tinggi muka air (TMA) Bendung Katulampa Bogor berada di kisaran 80 sentimeter alias aman, meski Jakarta tengah banjir di sejumlah wilayah.

Kepala Pengawas Bendung Katulampa Kota Bogor Andi Sudirman mengatakan, ketinggian air mulai menurun sejak pukul 18.00 WIB.

"Tadi ketinggian sempat 90 sentimeter pada jam 17.00 WIB sampai 17.30 menjelang pukul 19.00 WIB ada penurunan 80 sentimeter," kata Andi saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Minggu (17/11/2021).

Dia menerangkan, ketinggian air di Bendung Katulampa dipengaruhi beberapa faktor seperti hujan yang terjadi di kawasan Puncak atau hulu serta di wilayah Depok dan Kota Bogor.

"Tapi itu hujan di atas 90 sentimeter tingginya di permukaan air dan hujan di lokal cukup lebat antara Kota Bogor dan Depok," ucap Andi.

Sebagai informasi, status siaga 4 atau aman Bendung Katulampa berada di ketinggian 51-80 cm, selanjutnya 80-150 cm merupakan status siaga 3, dan siaga 2 berada di ketinggian 151-200 cm. Sementara, Bendung Katulampa bersiaga 1 ketika tinggi muka air sudah berada di atas 200 cm.

Waspada Hujan di Puncak

Andi mengatakan, kini hujan di kawasan Puncak sudah mulai reda. Namun, jika di kawasan Puncak masih diguyur hujan kemungkinan ketinggian di Bendung Katulampa akan bertambah.

"Tapi kalau dilihat sekarang di kawasan Puncak hujan mulai mereda tidak seperti tadi," ujar Andi.

Andi meminta masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran Kali Ciliwung untuk meningkatkan kewaspadaan. Menurut dia, air akan sampai di Jakarta dalam kurun waktu 8-12 jam ke depan.

"Sekarang sudah mengalir ke kawasan kota Bogor-Depok Jakarta kurang lebih sekitar 10 sampai 12 jam sampai ke wilayah Jakarta," ujar Andi.

"Harapan kami warga di sekitar kali Ciliwung tetap waspada dan siaga menjelang musim penghujan dan memasuki musim penghujan dari November. Bogor, Depok, Jakarta hujan lokal harus kita waspadai," tandas dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel