Jakarta Banjir, Kereta ke Malang Telat 6 Jam

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Merdeka.com
    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    MERDEKA.COM. Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai, sejak Presiden SBY mengeluarkan Instruksi Presiden No.15 Tahun 2011 tentang Perlindungan Nelayan, armada perikanan nasional justru bertumpuk di perairan kepulauan. …

TEMPO.CO,Malang-Jadwal kedatangan dan keberangkatan kereta api di stasiun Kota Baru Malang terlambat hingga enam jam. Keterlambatan itu lantaran banjir yang menggenangi Jakarta, termasuk stasiun Senen dan stasiun Gambir.

Hingga sore ini, jadwal keberangkatan kereta jarak jauh ke berbagai jurusan masih berantakan. Penyelia Komersial Stasiun Kota Baru Malang, Agus Junaidi, tak bisa memastikan apakah Sabtu besok sudah kembali normal. "Bagi penumpang yang batal berangkat dikembalikan 75 persen dari nilai tiket," kata Agus, Jumat 18 Januari 2013.

Kedatangan kereta kelas Eksekutif Gajayana dari Jakarta tiba pukul 13.45 WIB atau terlambat satu jam dari jadwal. Sementara itu, kereta bisnis Majapahit terlambat empat jam kereta ekonomi Matarmaja molor hingga enam jam.

Banjir di Jakarta juga menyebabkan pemberhentian akhir kereta berubah. Kereta eksekutif Gajayana yang seharusnya berhenti di stasiun Gambir menurunkan penumpang di stasiun Jatinegara. Sedangkan kereta kelas ekonomi Matarmaja yang seharusnya berhenti di stasiun Pasar Senen, menurunkan penumpang di Bekasi.

Sebanyak 20-an penumpang kereta Matarmaja membatalkan keberangkatan. Manajemen PT Kereta Api mengembalikan 75 persen dari nilai tiket kereta. "Murni karena alam," kata Agus.

Seorang penumpang bernama Heru Cahyono memaklumi keterlambatan keberangkatan kereta. Apalagi, penyebab keterlambatan karena faktor alam yang tak bisa diprediksi selelumnya.

EKO WIDIANTO

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...