Jakarta Barat benahi Pecinan Taman Sari demi Desa Wisata 2022

Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) membenahi kawasan Pecinan, Taman Sari karena terpilih mewakili DKI dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

"Salah satunya gerbang Pecinan yang sedang dilakukan pembangunan, lalu ada Pasar Gloria. Revitalisasi Pasar Petak Sembilan, juga kita akan lakukan bertahap," kata Kepala Suku Dinas Pariwisata, Ekonomi dan Kreatif Jakarta Barat, Sherly Yuliana, saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Pembangunan pun mengusung gaya Desa Pecinan karena pihaknya ingin menonjolkan unsur budaya Tionghoa di lokasi tersebut.

Menurut Sherly, banyak tempat wisata yang disajikan di kawasan Pecinan tersebut, beberapa di antaranya Wihara Dharma Bhakti yang usianya sudah mencapai ratusan tahun, kawasan kuliner legendaris di Petak Enam dan Pasar Gloria hingga Pantjoran Tie House.

Baca juga: Eduwisata Bhinneka wakili Jakpus dalam ajang Desa Wisata Kemenparekraf

"Kita juga ada Gereja Katolik Santa Maria de Fatima yang bangunannya bergaya bangunan Tionghoa. Banyak sekali bangunan sejarah yang bisa dikunjungi," jelas Sherly.

Tidak hanya melakukan pembenahan dari segi pembangunan, Sherly juga akan menggandeng pihak Suku Dinas Kominfotik untuk membuat video khusus untuk mempromosikan tempat-tempat wisata sejarah yang menarik di kawasan Pecinan.

Saat ditanya berapa anggaran yang digelontorkan untuk melakukan pembenahan fisik itu, Sherly belum bisa menjelaskan.

"Untuk pembangunan sendiri sebenarnya dipimpin Suku Dinas Bina Marga dan Suku Dinas Ciktata. Tugas kami fokus mengaktivasi agar kawasan Pecinan ini tetap hidup," jelas dia.

Baca juga: Pemkot Jakbar tata kawasan Glodok jadi wisata sejarah Pecinan

Sherly berharap pembenahan selesai sebelum hari penilaian dari tingkat nasional pada Minggu (26/6).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel