Jakarta Film Week 2022 hadirkan program "Producer's Lab"

Festival film yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Film Week, menghadirkan program baru yaitu Producer’s Lab.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima pada Selasa, program ini hadir untuk membidani lahirnya produser-produser muda yang siap berkompetisi secara lokal dan internasional.

Baca juga: Jakarta Film Fund 2022 umumkan tiga pemenang ide cerita

Berkolaborasi dengan Direktorat Perfilman, Musik, dan Media Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Indonesia, program Producer’s Lab diharap menjadi wadah mengeksplorasi kemampuan para produser muda tentang manajemen produksi, pendanaan film, hingga distribusi di ranah ekosistem lokal dan internasional.

"Dengan adanya program baru Producer’s Lab di Jakarta Film Week 2022, diharapkan industri film di Indonesia semakin berkembang dengan mantap dengan hadirnya produser-produser baru yang siap bertarung di kancah internasional," kata Festival Director Jakarta Film Week 2022 Rina Damayanti.

Didampingi oleh mentor produser yang berpengalaman di berbagai produksi dan ko-produksi internasional, diharapkan partisipan bisa lebih matang mempersiapkan proyek film panjangnya. Harapannya, film-film yang dihasilkan memiliki daya saing tinggi di berbagai forum pendanaan maupun dapat berproses bersama sutradara atau tim produksi lainnya.

Mereka yang bisa mendaftarkan diri mengikuti Producer’s Lab adalah mereka para produser berkewarganegaraan Indonesia, yang sudah pernah membuat setidaknya dua film pendek, produser yang sedang mempersiapkan film panjang fiksi, dan dapat mengikuti seluruh kegiatan secara luring.

Jika telah memenuhi persyaratan, calon peserta sudah bisa mendaftarkan diri mulai Senin, 29 Agustus 2022 hingga 15 September 2022, melalui laman web Jakarta Film Week.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai program Producer’s Lab bisa dengan mengakses laman resmi Jakarta Film Week.


Baca juga: Jakarta Film Week hadir kembali, digelar Oktober

Baca juga: "Death Knot" ramaikan Jakarta Film Week

Baca juga: Anies: Pemerintah fasilitasi film agar berjaya di negeri sendiri