Jakarta Kedatangan Calon Bus Listrik Lagi

Yunisa Herawati
·Bacaan 2 menit

VIVATransJakarta berencana mengganti sebagian dari armada bus mereka dengan model yang lebih canggih. Sistem penggeraknya bukan lagi mesin berbahan bakar, melainkan motor listrik.

Tak lama setelah terbitnya Peraturan Presiden nomor 55 tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai, TransJakarta mulai mencari calon bus listrik yang bakal mereka gunakan nantinya.

“Dari 1.800 unit bus yang ada saat ini, setidaknya tahun 2021 ada 100 unit yang sudah memakai energi ramah lingkungan,” ujar Kepala Divisi Teknik dan Bus Listrik PT Transportasi Jakarta sebagai operator TransJakarta, Ery Priwan belum lama ini.

Salah satu produsen bus yang menawarkan produk mereka adalah Higer. Perusahaan ini berasal dari China, sama seperti pabrikan lain yang ingin turut serta dalam program ini seperti BYD, ZTE dan Skywell. Selain itu, ada juga perusahaan lokal, salah satunya PT Industri Kereta Api atau Inka.

Higer hadir dengan bus yang menggunakan dek rendah, sehingga proses naik turun penumpang jadi lebih mudah. Sumbu rodanya menggunakan rancangan ZF dari Jerman, di mana bagian depan menganut sistem independent.

Untuk sistem pengereman dan suspensi, Higer menggunakan merek Wabco yang berasal dari Swiss. Sementara itu, power steering memakai buatan Bosch yang juga berasal dari Jerman, sama seperti ZF.

“Spesifikasi bus listrik Higer diharapkan sudah mengikuti semua standar yang telah ditentukan oleh TransJakarta, seperti ukuran dan dimensi. Sejak awal, pembuatan selalu berkoordinasi dengan tim teknis mereka,” ujar Komisaris PT Higer Maju Indonesia, Untung W Ismanto di Jakarta, dikutip VIVA Otomotif Rabu 30 Desember 2020.

Direktur Utama Higer Maju Indonesia, Antonius R Ismanto menjelaskan bahwa bus tersebut menggunakan baterai dengan daya 385 kilo Watt hours, yang bisa digunakan untuk menempuh jarak 300 kilometer. Lama pengecasan baterai disebutkan 3-4 jam.

“Berat kosong bus hanya 13 ton, sama dengan berat bus kompetitor lain yang kapasitas baterainya lebih kecil. Kapasitas bus listrik Higer mencapai 34 penumpang duduk,” tuturnya.