Jakarta sepekan, drone OTT sampah sampai dana hibah DKI

Beragam peristiwa dan kabar penting, dan menarik di DKI Jakarta selama sepekan terakhir pada periode 5 November 2022 sampai dengan 11 November 2022, mampu direkam pewarta ANTARA dari lapangan.

Berita-berita yang disajikan dalam kemasan informatif dan menarik pada periode tersebut, seperti drone untuk Operasi Tangkap Tangan (OTT) pembuang sampah, stok beras DKI, pengawasan obat sirop yang dilarang beredar, kebakaran bus Transjakarta, sampai soal dana hibah ratusan miliar, layak untuk diulas kembali.

Berikut adalah rangkuman berita perkotaan Jakarta selama sepekan terakhir:

1. DPRD targetkan APBD 2023 rampung akhir November 2022

Jakarta (ANTARA) - DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) DKI Jakarta menyesuaikan penjadwalan terhadap skema pembahasan APBD DKI tahun anggaran 2023 dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) yang disepakati bisa rampung pada akhir November 2022.

Wakil Ketua Bamus DPRD DKI Khoirudin dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, mengatakan bahwa terjadi pergeseran jadwal terhadap agenda paripurna penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD DKI 2023 yang semula digelar Kamis (10/11) menjadi Selasa (8/11) pekan depan.

Selengkapnya di sini.

2. DKI operasikan 11 drone saat HBKB untuk penegakan aturan buang sampah

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengoperasikan 11 pesawat nirawak (drone) di sejumlah titik pada pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) untuk mengawasi adanya pelanggaran aturan membuang sampah dengan denda maksimal Rp500.000.

"Penentuan besaran denda itu tergantung diskresi petugas lapangan. Misalnya, kondisi sosial ekonomi, anak kecil atau sama sekali tidak bawa uang, itu kena sanksi pungut sampah," kata Koordinator Urusan Penyuluhan dan Humas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Yogi Ikhwan di Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta, Minggu.

Selengkapnya di sini.

3. Badan Pangan Nasional pastikan stok beras medium di DKI aman

Jakarta (ANTARA) - Badan Pangan Nasional memastikan bahwa stok beras medium harga Rp8.900 di DKI Jakarta aman, menyusul rencana pengadaan dengan mobilisasi komoditas strategis itu dari berbagai daerah ke Ibu Kota.

Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi mengatakan bahwa pihaknya memobilisasi stok dari beberapa daerah seperti Sulawesi Selatan dan NTB untuk menjaga ketersediaan stok bagi masyarakat.

Selengkapnya di sini

4. Dinkes DKI awasi 69 merek obat sirop setelah izin edar dicabut

Jakarta (ANTARA) - Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengawasi 69 merek obat berbentuk sirop dari tiga perusahaan farmasi di sejumlah fasilitas kesehatan termasuk apotek setelah izin edar obat tersebut dicabut Badan Pengawasan obat dan Makanan (BPOM).

"Kami fungsinya mengawasi, membina dan pengendalian," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Widyastuti di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa.

Selengkapnya di sini.

5. Gulkarmat Jaktim padamkan kebakaran bus TransJakarta secara cepat

Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur melakukan pemadaman kebakaran pada bus TransJakarta secara cepat di Jalan Raya Pemuda, Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung.

"Kita mulai pemadaman pukul 14.00 WIB, selesai pukul 14.17 WIB," ujar Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Gatot Sulaeman di Jakarta, Rabu.

Selengkapnya di sini.

6. BPBD DKI: Ada enam korban luka akibat pohon tumbang di Balai Kota

Jakarta (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI mengungkapkan ada enam korban luka akibat pohon tumbang di Balai Kota Jakarta dan kini mendapatkan penanganan medis di rumah sakit terdekat.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji di Jakarta, Kamis, menjelaskan, lima orang mengalami luka berat dan satu luka ringan.

Selengkapnya di sini.

7. Legislator pertanyakan hibah Rp485 miliar bagi sejumlah instansi

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak mempertanyakan usulan dana hibah dari Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta kepada sejumlah instansi termasuk Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya dengan total Rp485 miliar.

"Yang agak mengganggu buat saya, begitu besar dana kita berikan kepada non-Pemprov DKI, dalam hal ini seperti Polda (Metro Jaya), dan instansi lain," kata Gilbert dalam rekaman suara rapat Komisi B DPRD DKI Jakarta tentang APBD DKI Jakarta Tahun anggaran 2023 di Bogor, Jawa Barat, Jumat.

Selengkapnya di sini.