Jakarta Timur antisipasi penularan rabies dengan vaksinasi hewan

Pemerintah Kota Jakarta Timur (Pemkot Jaktim) melakukan antisipasi penularan penyakit rabies ke masyarakat dengan melakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaan milik warga di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Timur.

"Ini dalam rangka memperingati Hari Rabies Internasional. Kita mengadakan vaksinasi kepada hewan peliharaan contohnya kucing dan anjing serta tadi ada juga musang," kata Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan pihaknya menggelar pelayanan vaksinasi rabies dengan cara hewan peliharaan seperti anjing, kucing, musang dan monyet tanpa turun dari kendaraan (drive thru) pemiliknya.

Anwar menambahkan bahwa pihaknya menyediakan sebanyak 100 dosis vaksin rabies gratis bagi masyarakat yang membawa hewan peliharaannya.

Baca juga: Pemkot Jaksel gencarkan vaksinasi rabies

Ia mengaku, masyarakat sangat antusias membawa hewan peliharaannya untuk mendapatkan vaksin rabies gratis tersebut.

Sebelum divaksin hewan peliharaan tersebut terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kesehatan seperti suhu tubuh, mata, dan usia oleh petugas dari Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan (KPKP) Jakarta Timur.

Apabila hewan peliharaan tersebut sedang dalam kondisi tidak sehat atau belum memasuki usia empat bulan maka tidak dapat diberikan vaksin rabies.

Anwar berharap melalui pemberian vaksin rabies itu dapat mencegah terjadinya penularan penyakit tersebut terhadap masyarakat.

Baca juga: Pemprov DKI sterilisasi dan vaksin rabies ratusan kucing

"Artinya hewan tersebut bukan ancaman karena setiap hari mereka berinteraksi dengan pemiliknya diharapkan setelah vaksin diharapkan tidak berdampak rabies terhadap masyarakat," ujar Anwar.

Salah satu warga, Ali Akbar mengatakan, bahwa kegiatan vaksin rabies gratis secara "drive thru" itu untuk hewan peliharaan itu dirasa sangat memudahkannya.

Ali yang datang membawa anjing peliharaannya itu mengatakan bahwa persyaratan untuk mengikuti vaksin rabies cukup mudah dan tidak dipungut biaya.

"Kegiatan ini cukup bagus sih buat anjing saya biar tidak kena penyakit. Untuk lingkungan juga bisa lebih bagus," kata Ali.

Baca juga: Pemkot Jakut targetkan 4.500 hewan peliharaan dapat vaksin anti-rabies