Jakarta Tuan Rumah Indonesia Yacht Show 2013

Jakarta (ANTARA) - Jakarta secara resmi terpilih menjadi tuan rumah Indonesia Yacht Show 2013 yang akan digelar pada 8-9 Juni 2013 tepatnya di Batavia Sunda Kelapa, Jakarta.

Direktur Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Firmansyah Rahim di Jakarta, Rabu, mengatakan, Jakarta dipilih menjadi tuan rumah salah satunya karena memiliki kawasan Batavia Sunda Kelapa yang di dalamnya ada luasan venue 3.000 meter persegi.

"Kami harapkan venue ini dapat terisi penuh oleh perusahaan-perusahaan kapal yacht dan alat-alat yang berhubungan dengan yacht serta dapat menarik banyak minat pengunjung pameran baik dari nasional maupun internasional," katanya.

Pihaknya sendiri mendukung penuh penyelenggaraan ekshibisi wisata kapal layar yang memang baru pertama kali diselenggarakan di Indonesia tersebut.

Penyelenggaraan show tersebut ditargetkan mampu membantu mengembangkan dan mempromosikan destinasi wisata bahari Indonesia, khususnya wisata kapal layar (yacht) baik di dalam mapun di luar negeri.

"Ini juga untuk membantu pemerintah dalam upaya mengembangkan wisata MICE, khususnya di bidang industri bisnis pameran yang mampu menarik kunjungan wisatawan mancanegara datang ke Indonesia," kata Firmansyah.

Pameran itu, kata Firmansyah, sekaligus bisa menjadi ajang untuk memperkenalkan produk-produk kapal wisata yacht baik dari produksi dalam dan luar negeri.

"Kami berharap melalui pameran ini juga terlain jembatan penghubung antara perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang perkapalan/maritime dan lifestyle kepada konsumen di Indonesia," katanya.

Indonesia Yacht Show 2013 merupakan inisiasi yang diharapkan dapat menjadi contoh dan dapat diikuti bagi para pelaku wisata lainnya dalam menyelenggarakan event pameran sejenis ini, demikian Firmansyah Rahim.(ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.