Jakarta Zona Merah Covid-19, Wagub DKI Minta Masjid Tidak Gelar Salat Jumat

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Wakil Gubernur DKI Jakarta DKI Riza Patria menegaskan, larangan menghelat salat Jumat berjamaah di masjid sementara di zona merah sudah diberlakukan sejak PPKM mikro yang masih diberlakukan hingga 5 Juli 2021.

Menurut Riza, hal itu dilakukan sebagai implementasi aturan pemerintah pusat melalui Satgas Covid-19 Nasional.

"Sebagaimana kebijakan yang sudah diambil sejak berlakunya PPKM Mikro, kebijakan ada di kendali di pemerintah pusat dalam hal ini satgas pusat termasuk salat jumat ditidakan di masjid," kata Riza dalam keterangannya, Jumat (25/6/2021).

Riza mengaku, Pemprov DKI pada dasarnya patuh dengan apa pun kebijakan yang diberlakukan dari pusat yang dikordinatorkan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

"Jadi kami di Provinsi DKI melaksanakan apa yang sudah diputuskan kebijakan yang telah digariskan, dilaksanakan dan diputuskan," beber Riza.

Larangan ke Tempat Ibadah bagi Wilayah Zona Merah

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Ist)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Ist)

Seperti diketahui, hari ini perhelatan salat Jumat berjamaah di masjid dilarang untuk kelurahan berzona merah di DKI.

Hal ini dilakukan menyusul lonjakan kasus Covid-19 yang semakin tak terkendali.

Menurut catatan Pemprov DKI, hampir seluruh kelurahan di Jakarta berzona merah dengan total 2.116 RW yang terindikasi mengalami peningkatan.

"Dari 267 kelurahan itu, 265 kelurahan ini positif, tinggal dua kelurahan lagi yang tidak positif," Riza menandasi.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel