Jaket Hitam Jadi Ciri Khas Carlos Oliveira Saat Memimpin Latihan Arema FC

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Malang - Sudah satu bulan lebih pelatih asal Brasil, Carlos Oliveira, menangani Arema FC. Sentuhannya memang belum terlihat dalam laga resmi lantaran Shopee Liga 1 2020 ditunda lagi hingga awal 2021.

Namun, ada satu hal non-teknis yang menjadi ciri khas Carlos Oliveira, yaitu jaket hitam yang selalu dikenakannya. Setiap mendampingi Hendro Siswanto dkk. berlatih, Carlos Oliveira selalu mengenakan jaket hitam.

Menurut pantauan Bola.com, hanya satu kali ia mengenakan jaket dengan warna yang berbeda. Pemandangan itu terlihat ketika Arema FC menjalani latihan bersama Madura United di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada 21 Oktober lalu.

Ternyata, Carlos Oliveira memang sudah lama identik dengan jaket hitam yang selalu dikenakannya. Tapi, ia memang punya beberapa jaket berwarna hitam yang dipakai untuk memimpin latihan.

"Seperti yang Anda lihat, saya senang menggunakan jaket hitam. Meski terasa panas, saya akan lebih berkeringat," ujar Carlos Oliveira.

Meski kepanasan dan berkeringat, pelatih Arema FC itu mengaku justru menginginkan hal itu. Ia merasa lebih sehat dan serasa melakukan sauna ketika menggunakan jaket tersebut.

Warna Favorit?

Pelatih Arema FC, Carlos Oliveira. (Iwan Setiawan/Bola.com)
Pelatih Arema FC, Carlos Oliveira. (Iwan Setiawan/Bola.com)

Coba intip foto-foto di akun Instagram Carlos Oliveira. Sang pelatih juga sering menggunakan jaket hitam ketika memimpin latihan di klub sebelumnya. Selain jaket, baju hitam pun sering dikenakannya.

Sepertinya, mantan pelatih Timnas Meksiko U-20 ini memang menjadikan hitam sebagai warna favoritnya.

Namun, ketika berada di Arema FC, jaket hitam yang digunakannya bukan dari apparel klub, Singo Edan Apparel. Jaket yang diberikan oleh Arema memiliki warna lain, yaitu biru dengan kombinasi hitam di bagian lengan.

Jaket itulah yang dikenakannya ketika Arema FC berlatih bersama Madura United. Selain itu, tidak ada jaket Singo Edan Apparel yang dikenakannya. Bisa jadi karena ukuran jaket yang tidak cocok dengan postur tubuhnya yang tergolong tambun.

Video