Jaksa Agung Minta Jenderal Bintang 3 TNI Isi JAM Pidana Militer

Bayu Nugraha, Ahmad Farhan Faris
·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) membentuk Jaksa Agung Muda Pidana Militer (Jampidmil) pada Kejaksaan Agung, sesuai Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kejaksaan Republik Indonesia.

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengatakan Jaksa Agung ST Burhanuddin sudah menyiapkan secara teknisnya. Kini, tinggal menunggu prosesnya saja.

“Itu kan prosedur biasa saja, tinggal memunggu dan siapanya itu sudah mulai disiapkan oleh Kejaksaan proses-prosesnya,” kata Mahfud di Kejaksaan Agung pada Senin, 15 Maret 2021.

Sementara Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin mengaku sudah mengirimkan surat kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk mengirimkan nama-nama personelnya yang ditugaskan pada Jaksa Agung Muda Pidana Militer Kejaksaan Agung.

“Kita sudah mempersiapkan seluruhnya, tinggal nanti personelnya. Personel kami sudah meminta kepada Panglima TNI untuk pengisian-pengisiannya,” jelas Burhanuddin.

Menurut dia, personel yang dibutuhkan untuk mengisi Jaksa Agung Muda Pidana Militer jabatannya jenderal bintang tiga sebanyak dua orang. Apabila perwira tinggi jenderal bintang dua yang diusulkan, maka promosi naik jabatan setingkat lebih tinggi.

“Kami memerlukan di sini bintang 3 itu dua orang. Nanti kalau diusulkan dari sana bintang 2, naik di sini menjadi bintang 3,” ujarnya.

Selain itu, Burhanuddin mengatakan untuk personel jenderal bintang dua dibutuhkan satu orang dan hampir 28 orang atau 30 orang itu kolonel untuk di daerah-daerah.

“Sampai saat ini, kami masih menunggu pengisian dari Panglima TNI. Jadi dari militer (Jampidmil),” tandasnya.

Baca juga: Organ Jaksa Agung Muda Pidana Militer Sudah Dibentuk