Jaksa Diminta Segera Eksekusi Anand Khrisna

Liputan6.com, Jakarta: Tim Pembela Korban Anand Khrisna (TP-KAK) mendesak kepada Mahkamah Agung (MA) agar segera mengirimkan petikan putusan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) selaku eksekutor, menyusul putusan majelis hakim kasasi yang telah menghukum Anand Krishna (AK) selama 2,5 Tahun penjara.

Koordinator TP-KAK, Agung Mattauch, mengatakan dalam Surat No.013 A/TP-KAK//2012 Tertanggal 17 September 2012 yang dikirimkan kepada Ketua Mahkamah Agung  itu, TP-KAK  meminta MA tidak terprovokasi dengan 1001 cara terpidana agar eksekusi tidak jadi dilakukan. "Olehnya, kami menuntut Anand Krishna segera dieksekusi," kata Agung Mattauch, kepada wartawan sejumlah wartawan, Jakarta, Selasa (18/9).

Seperti diketahui Majelis Kasasi yang terdiri dari Zaharuddin SH, Achmad Yamanie,SH dan Sofyan Sitompul, SH mengabulkan Kasasi JPU yang menuntut Anand Khrisna selama 2 tahun 6 bulan. Putusan itu, lebih berat dari putusan Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang dipimpin Albertina Ho yang telah membebaskan AK dari dakwaan.

Dalam tuntutan JPU, Anand Khrisna telah terbukti melakukan perbuatan cabul dan dijerat dengan Pasal 294 ayat (2) ke-2 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) jo Pasal 64 ayat (1) KUHP tentang perbuatan cabul terhadap anak muridnya Tara Pradipta Laksmi. (ARI)