Jaksa Masih Persiapkan Dakwaan, Penahanan Doni Salmanan Diperpanjang 20 Hari

Merdeka.com - Merdeka.com - Penahanan Doni Salmanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Bandung atau Lapas Jelekong diperpanjang. Hal itu karena tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bale Bandung belum melimpahkan berkas perkara penipuan untuk disidangkan.

Kepala Kejari Bale Bandung Sugeng Sumarno melalui Kasi Intel Kejari Bale Bandung Andrie Dwi Subianto menjelaskan bahwa tim JPU masih mempersiapkan berkas dakwaan.

Terlebih ada dakwaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Meski begitu, proses penyempurnaan berkas dakwaan akan dipercepat agar kasus ini segera disidang.

"Penahanan diperpanjang 20 hari ke depan. Tim (JPU) sedang menyempurnakan dakwaan karena ada TTPU-nya kan. Tapi Insya Allah dalam waktu dekat dilimpahkan," kata dia, Sabtu (23/7).

Ia menyebut Doni Salmanan saat ini ditahan di Lapas Narkotika Bandung untuk memudahkan proses pemeriksaan. Disana pun terdapat sejumlah tahanan dari kasus pidana Umum.

"Kebetulan Lapas Narkotika itu menerima tahanan pidana umum, kalau Kebonwaru itu butuh waktu lagi," kata dia.

Diketahui, Doni Salmanan ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan penipuan menggunakan situs Quotex.

Doni dijerat Pasal 45A ayat (1) juncto Pasal 28 ayat (1) tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta Pasal 3, Pasal 5, Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan/atau Pasal 378 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. [bal]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel