Sidang Replik Habib Rizieq Hingga Kasus Siswi Hina Palestina

·Bacaan 2 menit

VIVA – Sebanyak lima berita menjadi terpopuler di kanal news VIVA.co.id, sepanjang Jumat 21 Mei 2021. Berita terpopuler pertama adalah soal Jaksa Penuntut Umum pada perkara kerumunan dengan terdakwa eks Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab meminta maaf.

Jaksa meminta maaf kepada Habib Rizieq karena melakukan kesalahan ketik dalam merujuk 2 putusan MA mengenai tindak pidana menghasut. Habib Rizieq menyebut jaksa membuat fakta bohong mengenai kasusnya.

Berita terpopuler kedua soal alasan Mantan Menkes Dokter, Terawan Agus Putranto, menolak jadi duta besar RI di Spanyol. Berita lainnya tentang sindiran Habib Rizieq kepada Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman.

1. Sidang Replik Habib Rizieq

Ada fakta baru terkait sidang replik perkara kerumuman dengan terdakwa eks Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. Jaksa mengaku melakukan kesalahan ketik dalam merujuk 2 putusan MA mengenai tindak pidana menghasut. Hal ini disampaikan jaksa dalam pembacaan replik di Pengadilan Negeri Jakarta Timur Kamis malam. Baca selengkapnya di sini.

2. Terungkap, Alasan Dokter Terawan Tolak Jadi Dubes RI di Spanyol

Anggota Komisi I DPR RI, Saifullah Tamliha, mengaku sudah mengkonfirmasi langsung kepada Mantan Menkes Dokter Terawan Agus Putranto mengenai ketidaksediaannya menjadi duta besar RI untuk Spanyol. Menurut Saifullah, Terawan sudah memastikan tidak bersedia menjadi dubes. Baca selengkapnya di sini.

3. Aksi Pangdam Jaya yang Disindir Habib Rizieq saat Bacakan Pledoi

Mantan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab menyebut nama Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman dalam pledoi yang dibacakan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur Kamis kemarin. Habib Rizieq mengatakan jika Dudung tidak punya nyali. Baca selengkapnya di sini.

4. Akhir Kasus Siswi SMA di Bengkulu yang Hina Palestina

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan kasus dugaan penghinaan terhadap Palestina melalui media sosial oleh siswi SMA Bengkulu, MS (19) telah diselesaikan secara kekeluargaan. Baca selengkapnya di sini.

5. Dulu Sukses Redam Corona, Kini Singapura dan Taiwan Alami Lonjakan

Mereka telah dipuji sebagai kisah sukses dalam menangani virus - dua tempat yang nyaris nol atau hanya satu digit kasus Covid sejak awal tahun. Baca selengkapnya di sini.