Jaksa penuntut berupaya adili tersangka pencuri perhiasan Kardashian

Paris (AFP) - Pengadilan terhadap 12 pria, yang dituduh melakukan perampokan di Paris, tampaknya akan segera terwujud setelah jaksa penuntut meminta kasus itu dibawa ke pengadilan, kata satu sumber kepada AFP. Dalam perampokan itu, perhiasan bernilai jutaan dolar milik bintang acara realitas TV Kim Kardashian raib.

Lima anggota geng menyerbu kediaman mewah tempat Kardashian tinggal selama Paris Fashion Week 2016. Mereka menodongkan senjata ke arah bintang tersebut dan kemudian kabur membawa cincin berlian besar serta berbagai permata lainnya senilai total sembilan juta euro (9,5 juta dolar AS).

Para jaksa penuntut akan berusaha membawa kasus itu ke pengadilan untuk menyeret ke meja hijau 12 orang -yang saat ini bebas tetapi berada di bawah pengawasan hukum. Jaksa menuntut mereka atas perampokan bersenjata, penculikan dan berkomplot melakukan kejahatan, kata seorang sumber pengadilan, Rabu.

Hakim yang memeriksa sekarang harus memutuskan apakah kasus tersebut akan dilanjutkan ke pengadilan, sumber tersebut menambahkan, meskipun tidak ada pengadilan yang diperkirakan akan dimulai sebelum 2021.

Mengenakan seragam polisi, geng menyerbu masuk ke apartemen Kardashian, membekap dan mengikatnya dan kemudian menguncinya di kamar mandi sebelum menggeledah apartemen untuk mencari permata, termasuk cincin berlian Lorraine Schwartz 20 karat senilai sekitar empat juta euro.

Salah satu tersangka perampok, Yunis Abbas, melarikan diri dari tempat kejadian dengan sepeda. Ia menjatuhkan salib bertatahkan berlian senilai 30.000 euro, yang ditemukan oleh seseorang yang lewat beberapa jam kemudian.

Benda tersebut masih satu-satunya bagian yang ditemukan dari perampokan tersebut, yang menjadi pencurian perhiasan terbesar oleh individu yang dialami Prancis dalam lebih dari 20 tahun.

Tersangka dalang perampokan itu, Aomar Ait Khedache, ditangkap setelah DNA-nya ditemukan di lokasi.

Ia mengungkapkan kepada penyelidik bahwa dirinya sudah berusaha menjual cincin Lorraine Schwartz. Namun, ia mengeluh cincin itu "terlalu mudah dikenali" dan mengatakan ia sudah memberikannya kepada pihak ketiga yang tidak dikenal.

bl-edy-gd/mch/am/rma/jah