Jaksel siapkan langkah pengendalian banjir di Mampang

Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) menyiapkan sejumlah langkah untuk pengendalian banjir di sekitar Mampang Prapatan, baik jangka panjang maupun pendek.

"Salah satu penanganannya adalah pembebasan lahan untuk waduk atau embung guna meningkatkan area resapan," kata Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Munjirin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Munjirin menuturkan langkah ini sebagai salah satu upaya jangka panjang untuk mengurangi masalah genangan yang seringkali dialami warga.

Sementara itu, menurut dia, solusi jangka pendek dilakukan melalui pengerukan di bawah jembatan dan pemasangan pompa air.

Baca juga: Petugas gabungan Jaksel dan warga bersihkan saluran cegah banjir

"Untuk kepemilikan lahan itu dimiliki oleh Dharma Jaya, dengan luas lokasi 2.991 meter berdasarkan info terakhir dari kelurahan dan kecamatan segitu," ungkapnya.

Tidak sampai di situ, langkah alternatif seperti kajian peninggian jembatan dan kajian pembuatan saluran air bawah tanah (crossing) untuk mempercepat aliran.

Kemudian, Munjirin juga menyatakan rencananya untuk peninggian jembatan dengan Kompleks Polri sekaligus pelebaran kalinya.

"Sementara di Bangka Raya mereka memohon pelebaran jalan," tambahnya.

Baca juga: Pj Gubernur DKI dan Wali Kota Jakarta Selatan tinjau Kali Pulo

Munjirin melakukan peninjauan lapangan terkait permohonan pemanfaatan lahan Dharma Jaya di Jalan Kemang Utara IX sebagai embung, di Kecamatan Mampang.

Sebelumnya, Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Munjirin menginstruksikan jajarannya untuk mengidentifikasi wilayah dalam penanganan banjir di seluruh lokasi.

Munjirin meneruskan yang disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono pada pertemuan seluruh pimpinan, yakni harus adanya imbauan ke masyarakat terkait lokasi genangan.

Munjirin menuturkan, lokasi genangan yang sudah bisa dipetakan antara lain Kemang, Bangka dan Kemang Utara.

Baca juga: Pompa air portabel disiapkan di lokasi rawan banjir Jakarta Selatan

Dengan demikian, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan terus menggencarkan memperbaiki dan membangun saluran air sebagai upaya penanganan banjir.