Jalan GDC Amblas Parah, DPRD Depok Sesalkan Pengembang dan PUPR

Ezra Sihite, Zahrul Darmawan (Depok)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok bakal memanggil pihak pengembang dan pejabat pada Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) terkait Jalan Boulevard, Grand Depok City (GDC) yang amblas besar.

“Kita juga nanti akan mempertanyakan kepada pemerintah daerah kenapa pengerjaan (jalan) ini sepotong-sepotong padahal tanda-tanda (kerusakan) sudah perlu untuk segera diperbaiki,” kata anggota Komisi C DPRD Kota Depok Babai Suhaimi, Selasa 13 April 2021

Di sisi lain, Babai tak menampik alasan pejabat PUPR yang menyebut amblasnya jalan karena kondisi jembatan sudah cukup tua. Menurut Babai, jembatan itu dibangun sejak 1980.

“Pertanyaannya, kalau memang sudah tahu sudah tua kenapa tidak menjadi prioritas untuk diperbaiki atau pun direhabilitasi,” tuturnya.

Ia berharap, jembatan tersebut dapat segera diperbaiki karena itu adalah akses jalan yang cukup vital.

“Sangat penting, tingkat kepadatan kendaraan juga cukup luar biasa di dalam GDC ini sehingga enggak bisa kalau terlalu lama,” katanya.

Babai menambahkan, sebaiknya perbaikan dilakukan menyeluruh pada dua sisi jalur sebab keretakan mulai melebar.

“Kita khawatir karena dibangun di tahun yang sama kemudian umurnya juga sama, saya khawatir ini akan mengalami hal yang sama. Lebih bagus ya semuanya harus direncanakan ulang untuk diperbaiki,” lanjut dia.

Untuk diketahui, sebagian ruas Jalan Boulevard amblas usai diguyur hujan deras pada Senin malam, 12 April 2021. Akibat kejadian ini, arus lalu lintas menuju kawasan Cilodong dan sebaliknya terpaksa dialihkan menjadi satu jalur.

Peristiwa itu terjadi tepat di seberang markas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok. Adapun area jalan yang amblas terjadi sepanjang lebih dari 80 meter dengan lebar sekira 50 meter.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dadang Rustandi menduga pemicunya adalah kondisi jembatan yang telah lapuk.

“Mungkin ini jembatan yang sudah lama, nah sebenarnya ini tuh sedang kita rencanain perbaikan, namun kejadiannya lebih duluan,” kata Dadang di lokasi kejadian

Selain itu, menurut Dadang faktor cuaca juga berpengaruh.

“Betul karena air, ada bocoran-bocoran, kita coba lihat. Jadi kita lihat memang itu karena pondasi sudah lama lapuk dihantam air. Nah air kemarin kan hujan besar sehingga tidak tahan pondasi itu dan menyebabkan jembatan ambruk,” kata dia.