Jalan Jelek Jadi Keuntungan Bagi Ford Ranger

OTOSIA.COM - Ford Motor Indonesia melihat prospek dari masih banyaknya jalan jelek di Indonesia. Ford Ranger biasa dipakai di perkebunan dan pertambangan ini disebut tangguh. Maka tidak bisa bersaing dengan penjualan city car yang mengutamakan kenyamanannya.

"Banyak konsumen di daerah yang jalannya masih jelek suka dengan Ford Ranger," ungkap Managing Director Ford Motor Indonesia Bagus Susanto.

Sejak dipasarkan dari tahun 2002 hingga kini, Ford mengaku sudah menjual 40.000 pick up tersebut. Faktor kendaraan segala medan, tenaga dan torsi jadi pokok-pokok yang diunggulkan.

Kendaraan yang diluncurkan pada Juli lalu itu dipasangi fitur Bluetooth Voice Command. Sehingga memungkinkan pengguna perintah aktivasi beberapa perangkat dengan suara. Ada pula fitur Climate control yang menjaga kondisi udara di kabin.

Di sektor keselamatan terdapat fitur Hill Descent Control, Hill Launch Assist, Adaptive Load Control, Emergency Brake Assist. Kemudian juga ada Emergency Brake Light, hingga Roll Over Mitigation dan juga Anti-lock Brake System (ABS).

Terdapat lima model ditawarkan. Model Base Mid-Power MT Single Cab dilepas dengan harga Rp 254 juta , XL Mid-Power MT RAS Cab Rp 264 juta, Base Mid-Power MT Double Cab Rp 309,5 juta. Selanjutnya XLS Hi-Power MT Double Cab Rp 330,5 Juta, sementara XLT Hi-Power MT Double Cab sebagai model tertinggi dilepas dengan banderol Rp 353,5 juta.

Perbedaan istilah Mid-Power dan Hi-Power di atas ada pada pilihan mesin. Hi-Power berarti mesin 2.200 cc TDCI diesel bertenaga 150 hp dengan torsi maksimum 375 Nm. Adapun Mid-Power berkapasitas mesin sama TDCI tetapi dengan tenaga 125 hp dan torsi maksimum 320 Nm. Yang menarik, keduanya dilengkapi turbocharger. Tiap modelnya menggunakan transmisi manual 6-percepatan dengan sistem gerak 4x4. (kpl/why/vin)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.