Jalan Kaki Dapat Perbesar Peluang Kehamilan?

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Ketika menjalani program kehamilan alias promil, salah satu yang dianjurkan dokter kandungan adalah melakukan olahraga. Ya, dari sekian banyak olahraga yang ada, salah satu yang dianjurkan adalah jalan kaki.

Dokter Spesialis Kebidanan Kandungan, Konsultan Fertilitas dari Rumah Sakit EMC Tangerang (RS EMCT), dr. Marinda Suzanta, Sp.OG (K-FER) menjelaskan, dibandingkan workout, olahraga sederhana yang dapat dilakukan bagi wanita yang promil adalah jalan kaki.

"Jalan kaki itu adalah olahraga yang paling sederhana dan dapat menstabilkan metabolisme. Jika workout hitungan ke-15 sudah capek, kalau jalan kaki cepat lebih stabil napasnya," kata dr Marinda kepada Liputan6.com beberapa waktu lalu.

Menurut dokter yang akrab disapa dr Manda ini, jalan kaki langkah cepat juga dapat memperkuat daya tahan tubuh serta menurunkan berat badan. Itu karena, makin cepat langkah kaki, maka kalori yang dibakar juga semakin banyak.

"Maka dari itu, bagi yang sedang promil saya menganjurkan jalan kaki saja sebagai olahraga yang paling murah. Lakukan minimal 30 menit dan maksimal satu jam. Jangan lupa tetap harus diawali juga dengan pemanasan," jelas dr Manda.

Agar peluang kehamilan besar, dokter yang mendapat fellowship terkait reproduksi di India ini juga menyarankan, wanita yang tengah menjalani promil harus konsisten melakukan olahraga sederhana ini.

Nah, selama berolahraga jangan lupa juga untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Meski olahraga hanya jalan kaki dengan langkah cepat, bukan berarti kamu nggak mengeluarkan keringat.

Pastikan keringat yang keluar dari tubuh, segera tergantikan cairannya dengan pengonsumsian air putih yang terjamin kualitas dan kebersihannya.

Oleh karena itu, pastikan kamu mengonsumsi air putih yang telah melalui berbagai penelitian para ahli geologi dan geohidrologi, dalam mendapatkan air mineral berkualitas.

(*)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel