Jalan Lingkar Gentong Dioperasikan untuk Lebaran  

TEMPO.CO, Bandung - Jalan lingkar Gentong yang dijadwalkan baru rampung November nanti bakal dioperasikan khusus sepanjang masa angkutan Lebaran. ”Di situ akan ada dua jalur yang dibangun di sana, di Gentong, H-7 harus berfungsi,” kata Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dicky Saromi, kepada wartawan di Bandung, Selasa, 24 Juli 2012.

Sejak tahun lalu pemerintah membangun jalan lingkar itu untuk menyiasati kemacetan yang terjadi akibat antrean kendaraan yang melintasi tanjakan curam berikut kelokan tajam di Gentong, Tasikmalaya. Dicky menuturkan jalur lingkar itu sengaja akan dioperasikan H-7 hingga H+7 Lebaran nanti untuk mengatasi kemacetan di jalur itu.

Pemerintah membangun jalan lingkar untuk menyiasati tanjakan curam itu. Jalan lingkar ini berada 56 meter dari jalan lama. Jalan lingkar itu berdampingan dengan jalan lama yang sebagian memotong kelokan tajam jalan lama itu sepanjang 1,2 kilometer.

Jalan baru itu disiapkan dengan tanjakan lebih landai. Untuk membangun jalan itu, bukit yang berada di sisi jalan dipapas. Jalan baru itu akan melewati jembatan yang dibangun memotong tikungan tajam tepat di kilometer 97 Jalan Raya Malangbong-Ciawi.

Dicky menuturkan selepas dikunjungi Menteri Perhubungan dan Kapolri, kemarin, diputuskan untuk mengebut pengerjaan jalan itu agar bisa digunakan menghadapi angkutan Lebaran. Dia mengatakan akan menerjunkan petugasnya untuk mengawasi kendaraan yang melintas di jalan itu. ”Di jalur Gentong itu akan disertai juga personel yang akan mengarahkan (kendaraan), dan beberapa rambu darurat akan dipasang,” kata dia.

Kepala Dinas Bina Marga Jawa Barat, M. Guntoro, mengatakan jalan lingkar itu memang sejak awal ditargetkan bisa digunakan sementara saat angkutan Lebaran tahun ini. ”Menurut programnya begitu, jadi diharapkan pas. Jadi tidak terburu-buru pengerjaannya,” kata dia saat dihubungi Tempo.

Guntoro menuturkan saat ini baru 70 persen pekerjaan pembangunan jalan lingkar itu. Saat masa angkutan Lebaran nanti diperkirakan jalan itu mendekati 90 persen rampung. ”Jadi bisa dibuka sementara, nanti setelah Lebaran ditutup lagi,” kata dia.

Jalan itu sendiri dijadwalkan rampung November. ”Diupayakan memang Agustus nanti mudah-mudahan sudah selesai, H-7 bisa dilewati,” kata Guntoro.

Menurut dia, dengan pengoperasian jalur baru itu, jalur lama akan dibuka satu arah kendaraan dari arah Bandung menuju Tasikmalaya. Sementara jalur baru khusus untuk kendaraan yang melintas dari arah sebaliknya. ”Mudah-mudah tidak macet lagi,” kata Guntoro.

AHMAD FIKRI

Terpopuler:

Masjid Ini Berdiri Kokoh Tanpa Semen dan Besi

Kapal Mudik Gratis ke Semarang

Tiga Golongan Orang Ini Tak wajib Puasa

Tips Mencegah Dehidrasi Selama Berpuasa

Mual, Ayu Dewi Batal Puasa

Kebutuhan Uang Ramadan Diperkirakan Rp 89,4 T

Ramadan, Pertokoan di Madinah Diskon Besar-besaran

Lebaran, BI Cetak Rp 56,4 Triliun Uang Baru

Antisipasi Mudik, Jalur Alternatif Diperbaiki

Harga Daging Sapi di Pacitan Tembus Rp 100 Ribu

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.