Jalan Mulus Timnas Inggris ke Final Piala Eropa 2020

·Bacaan 3 menit

VIVA – Kemenangan 2-0 Timnas Inggris atas Die Mannschaft di babak 16 besar Piala Eropa 2020 terasa seperti membuka gerbang optimisme dan impian lama menjadi juara Eropa, apalagi semifinal dan final akan kembali digelar di Wembley.

Tapi sebelum itu, Inggris mesti mendatangi dulu Stadio Olimpico di Roma untuk meladeni tantangan Ukraina dalam perempatfinal Sabtu malam pekan ini.

Tanpa mengurangi respek kepada Ukraina, pemain-pemain Inggris dan juga masyarakat sepakbola Inggris tentu kini bertambah yakin mereka bisa melangkah jauh sekali dalam Piala Eropa kali ini.

"Semua tim akan mewaspadai kami dan tahu bahwa kami berbahaya," kata Harry Kane seperti dikutip Reuters. “Kami tak boleh berhenti di sini. Semoga kami bisa kembali ke sini (Wembley) dalam semifinal dan final."

Itu mungkin sesumbar pemain yang sedang diliputi kegembiraan tinggi karena mencapai hasil tertinggi dari usaha tertinggi yang dikerahkan oleh sebuah tim.

Tetapi saat melawan Jerman itu, Inggris memang tampil mengesankan, sehingga pandangan sejumlah kalangan bahwa Three Lions favorit juara Euro 2020 pun semakin kuat.

Mantan pelatih klub-klub besar Eropa yang kini melatih AS Roma, Jose Mourinho, jauh-jauh hari mengatakan pemenang laga Inggris melawan Jerman akan mulus ke final. Itu berarti Inggris akan mengalahkan Ukraina, dan kemudian Republik Ceko atau Denmark.

Bukan hanya karena peringkat, indeks, kualitas dan teknik skuad Inggris di atas kertas lebih baik dari ketiga tim itu, namun juga karena tak seperti Ukraina, Ceko atau Denmark, Three Lions tak terkalahkan dalam putaran final Euro 2020.

Statistik pertemuan Inggris dengan ketiga tim itu juga mengunggulkan Inggris. Jadi tak berlebihan kalau Mourinho mengatakan pemenang Inggris vs Jerman akan melangkah ke final.

Jalan Mulus ke Final

Dengan Ukraina yang menjadi lawan di babak perempatfinal nanti, Inggris sudah delapan kali bertemu yang empat kali di antaranya dimenangi the three lions. Ukraina satu kali menang.

Salah satu kemenangan Inggris dicatat pada Euro 2012 ketika kedua negara bertemu untuk pertama kalinya dalam sebuah turnamen besar. Gol Wayne Rooney membuat Inggris menang 1-0 dalam pertandingan fase grup.

Walaupun dalam dua kualifikasi Piala Dunia 2014 keduanya seri, jika hasil Euro 2012 menjadi patokan, Inggris seharusnya bisa mengatasi Ukraina dalam perempatfinal nanti.

Jika itu terjadi, Republik Ceko atau Denmark menjadi lawan berikutnya Inggris dalam semifinal.

Inggris juga memiliki catatan lebih baik saat bertemu kedua negara itu. Dengan Republik Ceko, Inggris tak terkalahkan dalam 4 dari 5 pertemuan yang tiga di antaranya mereka menangkan.

Fase grup Euro 2020 lalu adalah satu-satunya pertemuan mereka dalam turnamen besar di mana gol Raheem Sterling membuat Inggris menaklukkan Ceko 1-0. Pun sewaktu Ceko masih menjadi bagian Cekoslovakia, Inggris hanya dua kali kalah dari total 12 pertemuan.

Kembali, jika statistik ini menjadi ukuran, maka Inggris bisa mengalahkan Ceko dalam semifinal.

Lalu bagaimana dengan Denmark? Inggris sudah 21 kali menghadapi tim ini yang 12 di antaranya dimenangkan Inggris dan hanya empat kali kalah.

Kedua negara pernah dua kali bertemu dalam turnamen besar, yakni fase grup Euro 1992 ketika berakhir seri 0-0 dan dalam babak kedua Piala Dunia 2002 di mana Inggris menang 3-0. Jadi, sekali lagi, di atas kertas, Inggris juga semestinya bisa mengalahkan Denmark. (Ant)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel