Jalan Sepanjang 50 Meter Longsor, Jalur Lumajang-Malang via Piket Nol Terputus

Merdeka.com - Merdeka.com - Jalur Lumajang-Kabupaten Malang maupun sebaliknya via Piket Nol terputus total. Kondisi itu disebabkan jalan amblas dan longsor di sekitar Jembatan Geladak Perak di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Titik amblas ada di jalur Piket Nol, Km 59, tepatnya sebelum Jembatan Gladak Perak dari arah Lumajang. Jalan amblas dan longsor terjadi menyusul hujan dengan intensitas tinggi di kawasan itu, Kamis (3/11) malam.

Panjang jalan yang amblas sekitar 50 meter dan lebar 7 meter. Akibatnya akses transportasi terputus, karena jalur itu tidak dapat dilintasi..

Masyarakat Terpaksa Memutar

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Lumajang Joko Sambang menyampaikan, hujan deras disertai angin kencang baru reda pada tengah malam.

"Pukul 21.30 WIB itu kondisi hujan berangsur reda dan dilaporkan terjadinya jalan amblas, namun kondisi pascahujan dan minim cahaya tidak bisa dilakukan pengamatan visual secara jelas luasan jalan yang amblas," kata Joko Sambang dalam keterangannya Jumat (4/11).

Saat ini, jalan belum bisa dilintasi. Masyarakat untuk sementara harus memutar melalui jalur Curah Kobokan.

Selain merupakan penghubung Lumajang - Malang, jalur lokasi itu selama ini juga menjadi akses pengerjaan Jembatan Gladak Perak yang rusak dan terputus akibat letusan Gunung Semeru lalu.

Diketahui, sebelum terjadi longsor, titik tersebut sempat mengalami penurunan tanah hingga 30 cm. Kendati sudah dilakukan penanganan darurat, longsor tetap terjadi. [yan]