Jalan Tol Jakarta-Cikampek masih padat di hari kedua lebaran

Arus lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek wilayah Cikarang hingga Kabupaten Karawang, Jawa Barat terpantau masih padat pada hari kedua lebaran atau Idul Fitri 1443 Hijriah, Selasa.

Seiring dengan padatnya arus lalu lintas di jalan tol, sejumlah rest area juga terlihat dipadati kendaraan. Bahkan terjadi antrean panjang kendaraan menuju beberapa rest area.

General Manager Representative Office 1 Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division, Muhammad Taufik Akbar, dalam keterangannya yang diterima di Karawang, Selasa mengatakan untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas pihaknya bersama polisi melakukan beberapa rekayasa lalu lintas.

Baca juga: Puncak arus mudik di Pelabuhan Merak dan Bandara Soetta lampaui 2019

Di ruas Jalan Tol Layang Mohammed Bin (MBZ) yang sebelumnya dilakukan penutupan sementara, saat ini sudah dibuka kembali pada pukul 04.16 WIB pada akses Jatiasih, Kalimalang, dan Cawang.

Untuk pemberlakuan buka tutup contraflow yang sebelumnya telah ditutup sementara pada pukul 01.30 WIB dini hari tadi, kini diberlakukan contraflow kembali dari KM 47 sampai KM 86 pukul 07.40 WIB.

Jasa Marga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar mengantisipasi perjalanan.

Selain itu juga perlu dipastikan kendaraan dalam keadaan prima, saldo uang elektronik cukup, serta mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan.

Baca juga: Kemenhub: Puncak arus mudik terjadi pada H-2 Lebaran

Sementara itu, Jasa Marga kembali mencatat rekor lalu lintas mudik tertinggi.

Tidak hanya mencatat rekor lalu lintas tertinggi menuju arah timur yang melewati Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jasa Marga juga mencatat rekor lalu lintas mudik lainnya di tahun ini.

Kali ini, rekor tertinggi lalu lintas mudik tercatat sebanyak 1,7 juta kendaraan meninggalkan Jabotabek menuju tiga arah, yaitu timur (Trans Jawa dan Bandung), barat (Merak) dan selatan (Puncak).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel