Jalan Tunjungan Surabaya Bersolek, Mulai Lampu hingga Tanaman Diganti

·Bacaan 1 menit
Potret Jalan Tunjungan Saat Malam Hari, Ikon Kota Pahlawan yang Penuh Sejarah (sumber: pesona.travel)

Liputan6.com, Surabaya - Kepala Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya Anna Fajriatin mengatakan, pihaknya saat ini sedang penyegaran kawasan Jalan Tunjungan Surabaya. Mulai dekorasi hingga penambahan lampu penerangan jalan umum (PJU) di beberapa titik Jalan Tunjungan yang akan dilakukan.

"Seperti di Jalan Kenari itu, ada beberapa titik yang mau dipasangi PJU, kini sudah kami pasang semua," kata Anna.

Nantinya, pihaknya juga akan mengganti kotak pohon yang ada di kawasan Jalan Tunjungan yang semula ada tanaman Melati Jepang dan Melati Merah, diganti tanaman hias khusus untuk menyambut dibukanya Kawasan Wisata Tunjungan.

"Nanti diganti pakai jenis tanaman baru. Lampunya juga sudah diganti LED semua, lalu pohon-pohon di sepanjang Jalan Tunjungan juga ada ornamen lampunya. Saya ingin, setelah peremajaan kawasan Jalan Tunjungan menjadi bersih dan bangunan cagar budaya di sekitarnya tidak terhalang oleh pohon," ujar Anna.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Hiasan Mural

Pihaknya juga akan melakukan peremajaan di Kampung Ketandan. Untuk pengerjaanya, ia akan berkoordinasi dengan Dinas Cipta Karya Kota Surabaya.

Agar semakin menarik, kata dia, kawasan Jalan Tunjungan juga ditambah bola-bola untuk menghiasi jalan ikonik di Kota Pahlawan tersebut.

"Perantingan dan pengecatan lampu antik sudah kami kerjakan. Jadi nanti di pohon-pohon Jalan Tunjungan ada ornamen lampunya, juga ada penambahan untuk spot -spot foto," ujarnya.

Seiring melandainya kasus COVID-19 dan Surabaya turun ke level 1, Pemkot Surabaya akan menghidupkan kembali wisata di Jalan Tunjungan untuk memulihkan dan menggerakkan kembali ekonomi masyarakat.

Sebelumnya, di Jalan Tunjungan juga sempat dipercantik dengan gambar mural di sisi sebelah kiri jalan untuk menarik minat wisatawan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel