Jalani Operasi Plastik Setelah Kecelakaan, Kento Momota Disebut Makin Tampan

Bola.com, Tokyo - Tunggal putra andalan Jepang, Kento Momota, siap kembali ke lapangan bulutangkis saat turnamen direncanakan kembali bergulir pada September 2020. Momota siap comeback tanpa bekas luka di wajah dan mengusung motivasi baru. 

Penangguhan seluruh kompetisi bulutangkis setelah All England 2020 akibat pandemi virus corona menjadi berkah terselubung bagi Kento Momota. Ia bisa fokus memulihkan cedera yang didapatnya setelah mengalami kecelakaan mobil di Malaysia, pada Januari, setelah menjuarai Malaysia Masters 2020.  

Kento Momota awalnya sudah kembali berlatih sebulan setelah kecelakaan. Namun, ia kemudian menjalani operasi di Tokyo, Jepang, karena mengalami masalah pada penglihatannya. Masalah tersebut sudah berhasil diatasi. 

Tak lama berselang seluruh turnamen bulutangkis dihentikan. Kento Momota kemudian memanfaatkan masa karantina mandiri untuk menjalani operasi plastik ringan untuk menghilangkan bekas-bekas luka di wajahnya. 

Pelatih kepala Timnas Jepang,  ParkJoo-bong, mengatakan Kento Momota mendapat berkah tersembunyi akibat penangguhan semua turnamen akibat COVID-19. 

"Kento Momota telah berlatih bersama klubnya selama periode ini dan kami memantaunya. Dia dalam kondisi bagus dan faktanya, dia tampak lebih tampan daripada sebelumnya," kata Park sembari tersenyum, seperti dikutip The Star, Senin (8/6/2020). 

 

Kondisi Fisik Kento Momota

Kento Momota. (AFP/Stringer)

"Kento Momota mengambil kesempatan selama lockdown untuk pergi menjalani operasi plastik. Sekarang tidak ada bekas luka di wajahnya," ujar Park. 

"Dia juga terus berlatih. Menurut laporan yang kami terima, ia dengan baik mengontrol berat tubuhnya. Bahkan, faktanya kondisi fisiknya malah lebih baik daripada sebelumnya." 

Seperti diketahui, Olimpiade Tokyo dipastikan diundur hingga tahun depan karena wabah virus corona. Momota, yang sudah memastikan lolos, punya kesempatan untuk mempersiapkan diri dengan lebih maksimal. 

"Untungnya bagi Momota, Olimpiade ditunda ke tahun depan. Jelas itu memberinya waktu untuk memulihkan diri sepenuhnya.  Dia sekarang hanya tinggal menunggu kembali ke pemusatan latihan tim nasional," kata Park Jo-bong. 

Park Joo-bong berharap mengirim seluruh pemain terbaik Jepang ke tiga turnamen beruntun, yaitu Korean Terbuka (8-13 September), China Terbuka (15-20 September), dan Jepang Terbuka (22-27 September).

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini