Jalankan Instruksi Presiden, PKK Banyuwangi Door to Door Bagikan Masker

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Banyuwangi Gagasan Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional pada Senin (3/8/2020) yang menginstruksikan untuk keterlibatan Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam penegakan protokol kesehatan, langsung direspon oleh PKK Kabupaten Banyuwangi. Mereka langsung bergerak membagikan masker dan melakukan edukasi protokol kesehatan secara door to door.

"Instruksi presiden untuk melibatkan PKK dalam kampanye pendisiplinan penerapan protokol kesehatan ini menjadi semangat bagi kader-kader PKK untuk bergerak membantu kinerja pemerintah. Kami juga mohon izin dan arahan dari Tim Penggerak PKK di tingkat pusat dan provinsi," ungkap Ketua TP PKK Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani di sela-sela pembagian masker dan face shield kepada para pedagang sayur keliling dan door to door di kawasan Purwoharjo, Selasa (4/8/2020).

Sejak awal, Ipuk mengatakan PKK se-Banyuwangi turut aktif dalam mensosialisasikan bahaya Covid-19 dan upaya-upaya penanggulangannya. Di antara sasaran PKK tersebut, adalah yang bersentuhan erat dengan keluarga.

"Melalui kader PKK di tingkat dasa wisma yang menjangkau setiap rumah tangga, kami terus menyampaikan pentingnya dan membagikan masker; serta pelindung wajah dan vitamin. Sebelum door to door, kader PKK Banyuwangi membagikannya intens ke pedagang pasar, penjual sayur keliling, dan warung-warung rakyat," ujar istri Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas tersebut.

Berdayakan Kader-Kader PKK

Ketua TP PKK Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di sela-sela pembagian masker dan face shield kepada para pedagang sayur keliling dan door to door di kawasan Purwoharjo, Selasa (4/8/2020).
Ketua TP PKK Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di sela-sela pembagian masker dan face shield kepada para pedagang sayur keliling dan door to door di kawasan Purwoharjo, Selasa (4/8/2020).

Menariknya, pembagian masker yang dilakukan oleh PKK Banyuwangi juga mengandung unsur pemberdayaan. Masker yang dibagikan oleh PKK berasal dari hasta karya kader-kader PKK.

"Jadi, kita pesan masker kepada para kader yang bisa menjahit. Sehingga ada perputaran ekonomi di antara para kader sendiri," tegas Ipuk.

Ipuk menambahkan, PKK Banyuwangi dalam waktu dua pekan ini akan fokus mengedukasi pemakaian masker sekaligus tentu membagikan masker yang dipesan dari para kader PKK yang berbisnis jahit. Selain itu, juga protokol kesehatan lainnya, seperti cuci tangan pakai sabun, jaga jarak, dan konsumsi gizi seimbang.

"Kami siap untuk bermitra bersama pemerintah, bergotong royong tangani Covid 19," pungkasnya.

(*)