Jalinsum Medan-Berastagi Lancar

Liputan6.com, Medan: Arus lalu lintas di jalan lintas Sumatra, Medan-Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatra Utara pada H+5 Lebaran, Kamis (23/8) sore, hingga malam lancar dan tidak ada kemacetan yang terjadi seperti pada hari-hari sebelumnya.

Kepala Bidang Darat Dinas Perhubungan Provinsi Sumatra Utara, Darwin Purba di Medan, mengatakan, kalau pun ada terjadi beberapa titik kemacetan di daerah tersebut, namun bisa diatasi oleh petugas Dishub dan aparat kepolisian.

Kemacetan kecil itu, menurut dia, biasanya terjadi di kawasan Pancur Batu, namun tidak membuat antrean berjam-jam bagi bus pribadi maupun bus umum. "Kemacetan yang terjadi pada H+2, H+3, dan H+4 Idulfitri 1434 H itu, masih bisa diatur di lapangan dan tidak ada masalah. Kemacetan kecil seperti itu sudah biasa dihadapi," ucap dia.

Dia menambahkan, pada hari-hari biasa Sabtu maupun Minggu, kemacetan tersebut sudah sering terjadi. "Jadi, kemacetan itu wajar dan lokasi yang dilalui kendaraan mobil pribadi maupun bus penumpang umum adalah daerah objek wisata di Kabupaten Karo. Lokasi tersebut tetap ramai dikunjungi para wisatawan," kata Darwin.

Sebelumnya, Dinas Bina Marga Sumatra Utara mencatat adanya 20 lokasi rawan longsor yang harus diwaspadai masyarakat ketika mudik dan balik pada Lebaran 1433 H.

Ke-20 lokasi rawan longsor tersebut cukup tersebar dan ada yang lintas kabupaten/kota. Di antaranya, kawasan Tanah Abang di Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang hingga kawasan Seribu Dolok di Kabupaten Simalungun, serta kawasan Jembatan Merah di Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal.

Kemudian, kawasan Sukaramai di Kecamatan Salam, Kabupaten Pakpak Bharat hingga perbatasan Kabupaten Humbang Hasundutan, serta kawasan Kabanjahe ke Kuta Rakyat di Kabupaten Karo.

Data yang diperoleh menyebutkan, Dinas Perhubungan Sumut telah menyiapkan sebanyak 3.927 moda angkutan bus pada Lebaran 2012, sebagai sarana transportasi bagi warga yang akan mudik ke berbagai daerah.

Moda angkutan jalan yang dipersiapkan tersebut, yakni Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) antara lain sebanyak 1.121 mobil bus dengan 29.146 kursi dan 1.712 mobil penumpang umum dengan 20.544 kursi.

Selain itu, angkutan Kota Antar-Provinsi (AKAP) sebanyak 1.094 armada dan dengan jumlah 21.880 kursi yang disediakan perusahaan jasa transportasi yang beroperasi di Sumut. (ANT/FRD)