Jalur Kereta China-Laos catat pertumbuhan transportasi kargo

·Bacaan 1 menit

Jalur Kereta China-Laos telah mengangkut lebih dari 50.000 ton barang sejak mulai beroperasi pada awal bulan ini, demikian menurut China Railway Kunming Group Co., Ltd.

Hingga Selasa (21/12), jalur kereta tersebut telah menangani 203 kereta kargo, 47 di antaranya adalah kereta kargo lintas perbatasan, dengan jalur di China dan Laos masing-masing mengangkut lebih dari 28.000 dan lebih dari 22.000 ton barang.

Komoditas ekspor utama China yang dikirim melalui jalur kereta tersebut meliputi sayuran, buah-buahan, serta produk mekanis dan listrik, sedangkan komoditas impor utama China yang diangkut melalui jalur kereta itu termasuk karet alam.

Jalur Kereta China-Laos menghubungkan Kunming di Provinsi Yunnan, China barat daya, dengan Vientiane, ibu kota Laos. Jalur ini merupakan jalur kereta api luar negeri pertama yang dibangun dan dioperasikan bersama oleh kedua negara, dengan mengadopsi standar China dan terhubung langsung ke jaringan kereta api China.

Jalur kereta sepanjang 1.035 kilometer tersebut, yang merupakan proyek signifikan di bawah kerja sama Sabuk dan Jalur Sutra yang berkualitas tinggi, mulai beroperasi pada 3 Desember.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel